Laporkan Masalah

DISTRIBUSI DAN PEMILIHAN LOKASI APOTEK BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Isnenia, Prof. dr. Hari Kusnanto, DrPH.

2011 | Tesis | S2 Mag.Manaj.Farmasi

Apotek adalah tempat tertentu untuk melakukan pekerjaan kefarmasian, penyalur sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Selain daripada itu, apotek merupakan suatu unit bisnis sehingga memerlukan perencanaan dan pengelolaan dengan baik agar memperoleh keuntungan untuk dapat menutupi biaya operasional dan menjaga keberlangsungannya. Salah satu aspek penting tersebut adalah lokasi. Pemilihan suatu lokasi apotek akan menentukan distribusi, terkait jumlah dan pemerataan. Hal ini akan berdampak pada masyarakat sebagai konsumen akhir yang menggunakan layanan apotek. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui distribusi dan faktor pertimbangan pemilihan lokasi apotek, serta faktor pertimbangan konsumen dalam memilih layanan apotek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan tiga teknik, yaitu observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Observasi lapangan dilakukan untuk memperoleh titik koordinat apotek yang akan diolah bersama dengan data sekunder (hasil dokumentasi) menggunakan sistem informasi geografis sehingga diperoleh gambaran distribusi apotek. Wawancara mendalam dilakukan terhadap pemilik apotek untuk melihat faktor pertimbangan dalam pemilihan lokasi apotek. Wawancara dilakukan terhadap konsumen untuk mengetahui faktor pemilihan layanan apotek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi apotek di Kota Bandar Lampung terkonsentrasi pada wilayah Tanjung Karang Pusat yang memiliki kepadatan penduduk, jumlah penduduk, indeks fungsi fasilitas kesehatan yang tinggi. Lokasi apotek sebesar 81,82% berada pada jarak 5 meter dari sisi jalan utama kota Bandar Lampung. Pemilihan lokasi apotek cenderung dikaitkan dengan keberadaan target konsumen dan aksesibilitas. Konsumen dalam memilih layanan suatu apotek dipengaruhi oleh satu atau lebih unsur bauran ritel, seperti kemudahan menjangkau (aksesibilitas), harga obat relatif murah, kelengkapan obat, pelayanan yang baik, serta ikatan kerjasama tempat bekerja dengan apotek.

Pharmacy is place for doing pharmaceutical work, distribution of pharmaceutical preparation and other health supplies to society. In addition, pharmacy is a business unit so it requires planning and management to obtain profit to cover operational cost and keep it continuity. One of important aspects is location. Selection of location of pharmacy will determine distribution, related to amount and even distribution. It will affect community as end user using pharmacy service. The objective of this research was to identify distribution and factors influencing selection of pharmacy location and consumer consideration in selecting pharmacy service. It used qualitative method with case study approach. Data was obtained with field observation, interview and documentation. Field observation was done to obtain pharmacy coordinate point that will be processed with secondary data (result of documentation) using geographical information system so pharmacy distribution description is resulted. In-depth interview was done on pharmacy owner to consider factors affecting selection of pharmacy location. Interview was done on consumers to identify factor of pharmacy service selection. Results of the research indicated that pharmacy distribution in Bandar Lampung was concentrated in Tanjung Karang Pusat having high population density, population, and health facility function index. Most pharmacies (81.82%) were located in 5 meters from main road in Bandar Lampung. Selection of pharmacy location tended to relate to existence of consumer target and accessibility. Consumer’s pharmacy service selection was influenced by one or more retail mix such as accessibility, relatively cheaper drug price, drug completeness, good service, and cooperation between working place and pharmacy.

Kata Kunci : distribusi, lokasi, apotek.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.