KAJIAN PEMBUATAN ZONASI KAWASAN DI KEBUN RAYA BATURADEN
Herawikan Mandiriati, Prof. Dr. Ir. H. Djoko Marsono
2011 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi biofisik dan persepsi masyarakat sekitar dalam rangka merencanakan strategi pembuatan zonasi Kawasan sebagai kajian pengembangan di Kebun Raya Baturaden di kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah. Metode yang dilakukan dengan cara membuat Petak Ukur ( PU ) 20 x 20 meter dengan intensitas sampling 2,5 % , dalam setiap Petak Ukur ( PU ) dilakukan pengukuran dan penilaian meliputi : (1) perhitungan diversitas pohon dengan indeks Simpson,(2) kenampakan visual lanskap mengacu pada Bureau of Land Management, (3) kedalaman tanah,(4) kelerengan tanah (5) erodibilitas tanah. Analisis persepsi masyarakat sekitar menggunakan kuisioner serta potensi wisata di sekitar lokasi penelitian sebagai pendukung strategi pembuatan zonasi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan, Indeks Keanekaragamannya (ID) adalah 0,64 kriteria tingkat kenampakan visual lanskap dengan nilai skors antara 16 - 22, kelerengan terdiri dari landai/berombak dan agak miring/bergelombang, kedalaman tanah termasuk dalam kriteria sedang dengan tingkat erodibilitas tinggi. Dari hasil ananlisa pembagian zonasi kebun raya: A zona pemanfaatan terdiri dari : (1) zona Umum (2)zona perkantoran dan lain – lain (3) zona rekreasi(4) zona pendidikan lingkungan. B zona konservasi terdiri dari : (1) zona koleksi tanaman (2)zona hutan lindung (3) zona kawasan perlindungan. Daya dukung sosial menunjukkan bahwa sampai sekarang adanya pariwisata belum berpengaruh terhadap social dan budaya masyarakat setempat. Masyarakat sekitar sebagian besar memberikan apresiasi positif, dan berharap pengembangan dapat dilakukan segera.
This study aims to determine the potential biophysical and perceptions surrounding community in order to plan the development strategy of zoning as a study of the development of botanic gardens Baturaden in Banyumas district of Central Java Province. The method carried out by making plot Measure (PU) 20 x 20 meters with a sampling intensity of 2.5%, in each plot Measure (PU) was measured and the assessment include: (1) the calculation of tree diversity with Simpson index, (2) appearance visual landscape refers to the Bureau of Land Management, (3) depth of soil, (4) slope of land (5) soil erodibility (6) analysis of public perceptions about using a questionnaire, (7) and carrying capacity of tourism potential The results showed, diversity index (ID) is the 0.64 criterion level of visual appearance of the landscape with the suspension between 16-22, consisting of sloping ramps / wavy and slightly sloping / undulating, soil depth is included in the criteria being the high level of erodibility. From the results of the zoning division analize botanical gardens: A use zone consists of: (1) Public zone (2) zones, and other offices - Other (3) recreation zones (4) environmental education zones. Conservation zone B consists of: (1) zone plant collections (2) protection forest zone (3) zone of protected areas. Social carrying capacity indicates that until now there has not influence on social tourism and local culture. Communities around most of the positive appreciation, and hope that development can be done immediately.
Kata Kunci : Potensi biofisik,persepsi dan strategi pembuatan zonasi