Laporkan Masalah

MAKNA, CITRA, DAN NILAI PENDIDIKAN ANAK DALAM ANDIANDI SUKU DAYAK BAKUMPAI

SAHWIRUL YATI, S.Pd., Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa Putra, M.Phill

2011 | Tesis | S2 Sastra

Penelitian yang berjudul “Makna, Citra dan Nilai Pendidikan Anak dalam Andi-andi Suku Dayak Bakumpai” ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis Cara Pandang Suku Dayak Bakumpai dalam memaknai anak, mencitrakan anak dan mendidik anak melalui beberapa nilai yang mereka tanamkan lewat sebuah andi-andi. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, maka dalam analisisnya penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra yang dibantu dengan teori sastra lisan, dan terjemahan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, yang ditempuh dengan cara mengumpulkan data melalui tahaptahap pengamatan, wawancara, perekaman, transkripsi dan penerjemahan. Setelah semua data diterjemahkan, tahap selanjutnya adalah analisis data. Analisis data dilakukan dengan memperhatikan model interaktif-dialektif Miles dan Huberman, yakni dengan cara: 1). menata data mentah; 2). Memilih dan mengodekan data berdasarkan hasil pengamatan, catatan lapangan, rekaman dan wawancara; 3). Mengerjakan analisis data persumber data; 4). Melakukan analisis data secara keseluruhan sesuai dengan sumber dan kecukupan data; 5). Jika analisis data kurang memadai dan kurang mencukupi dilakukan pengumpulan data kembali; 6). Analisis dilakukan dalam satu kesatuan siklus yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan dan hasil akhir penelitian. Untuk memudahkan analisis, dalam prosesnya andi-andi dianalisis perkelompok yang dikelompokkan berdasarkan persamaan tema. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari sepuluh andi-andi Suku Dayak Bakumpai yang diteliti, kesepuluh dongeng tersebut mengandung empat makna anak, tujuh citra anak, dan dua puluh nilai pendidikan anak. Hasil penelitian ini juga menggambarkan bahwa dongeng lisan Suku Dayak Bakumpai yang terkumpul dalam andi-andi lebih banyak menekankan pada tema “Kebodohan dan Kecerdikan”. Dianjurkan untuk cerdik, jangan bodoh gunakan segala akal dan pikiran dalam tindak-tanduk kehidupan. Dongeng-dongeng Suku Dayak Bakumpai juga telah memperlihatkan bahwa sejumlah dongeng tersebut sangat erat hubungannya dengan alam, lingkungan, masyarakat dan kosmologi. Hasil penelitian ini tentu saja dapat memberikan nilai-nilai tertentu kepada masyarakat. Masyarakat menganggap dongeng yang terkumpul dalam andi-andi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat dijadikan sebagai sumber nilai yang dapat mempengaruhi tingkah laku mereka, terutama tingkah laku anak-anak yang masih dalam masa perkembangan, hal ini disebabkan karena memang andi-andi yang berisi dongeng-dongeng tersebut adalah bagian dari kehidupan masyarakat Suku Dayak Bakumpai itu sendiri.

The study, titled \"Meaning, Image and Value Education of Child in Andiandi Bakumpai Dayak Tribe \" This aims to identify and analyze the way of View the Dayak Bakumpai of understanding of child, imaging of children and educate children through some of the values they instill through an andi-andi. To achieve these research goals, then in his analysis of this research uses the theory of literary sociology that assisted with the theory of oral literature, and translation. The method used is a qualitative method, which is reached by way of collecting date through the stages of observation, interviewing, recording, transcription and translation. After all data is translated, The next stage is data analysis data analysis carried out with due regard to the interactive-dialectic model of Miles and Huberman, namely by: 1). arrange the raw data, 2).Selecting and encode data by observation, field notes, recordings and interviews, 3). Doing data analysis data by data sources , 4).Conducting data analysis as a whole in accordance with the source and adequacy of data, 5). If the analysis is inadequate data and insufficient data were collected again; 6). The analysis was performed in one cycle that covers data collection, data reduction, data, drawing conclusions and outcomes research. To facilitate analysis, in the process andi-andi analyzed group by grouped by theme equation. The results of this study show that of ten andi-andi Bakumpai Dayak tribe studied, tenth tale contains four meanings of children, seven images of children, and twenty of the children's education. The results of this study also illustrates that the oral tales collected Bakumpai Dayak Tribe in andi-andi more emphasis on the theme \"Do not be stupid\". It is advisable for smart and use all reasonable and thoughts in life behavior. Tales Bakumpai Dayak tribes also have shown that a number of fairy tales are very closely related to nature, environment, society and cosmology. This result study of course can give certain values to the community. Society considers fairy tales collected in andi-andi not only serves as entertainment, but also can serve as a source of values, that can affect their behavior, especially the behavior of children who are still in the development, this is because it andi-andi containing these tales are part of the community life of the Dayak Bakumpai itself.

Kata Kunci : Sosiologi Sastra, Andi-andi, Suku Dayak Bakumpai


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.