Laporkan Masalah

KAJIAN KEMAMPUAN LAHAN SEBAGAI DASAR ARAHAN PEMANFAATAN LAHAN DI SUB DAS PLILAN KABUPATEN BANTUL

Moh. Wahyudi Widodo, Drs, Dr. Luthfi Muta'ali, M.Sp.

2011 | Tesis | S2 Geografi

Sub DAS Plilan memiliki sumberdaya lahan yang belum dikelola sesuai dengan potensi yang ada, bahkan sebagian lahan masih dalam kondisi belum tergarap dengan baik. Pemanfaatan lahan di sub DAS Plilan belum sesuai dengan kemampuan lahannya, hal tersebut terlihat di bagian hulu pemanfaatan lahan masih diperuntukan untuk tanaman pangan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengevaluasi kelas kemampuan lahan di Sub DAS Plilan; (2) Merumuskan arahan Pemanfaatan lahan di Sub DAS Plilan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pembandingan (matching) dengan menggunakan program Land Classification and Land Use Planing (LCLP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelas Kemampuan Lahan I tersebar di Satuan lahan F1L1P (10.22 Ha), F1L1S (65.06 Ha) , dan F1L1TL (22,55 Ha). Kelas kemampuan Lahan V tersebar pada Satuan lahan yang terdapat di perbukitan denudasional antara lain: D1L1P, D1L2K, D1L2P, D1L2SH, D1L2TL, D1L3B, D1L3P, D1L3S, D1L3SH, D1L3TL, D1L4B, D1L4P, D1L4TL, dan di perbukitan karst antara lain K1L2K, K1L2P, K1L2TL, K1L3B, K1L3K, dan K1L3TL. Satuan lahan yang ada termasuk kelas kemampuan lahan VP dengan faktor pembatas permeabilitas tanah (P1) dan kondisi penggunaan lahan eksisting tidak sesuai dengan kelas kemampuan lahannya.Kelas kemampuan Lahan VI tersebar pada Satuan lahan D1L5B, D1L5P, D1L5SH, D1L5TL, dan K1L5TL. Kelas kemampuan lahan VI-l dengan faktor pembatas adalah kemiringan lereng lebih dari 45% dan kondisi penggunaan lahan aktual tidak sesuai dengan kelas kemampuan lahannya. Arahan pemanfaatan lahan di Sub DAS Plilan adalah sebagai berikut di bagian hulu diperuntukkan Hutan/Tanaman Tahunan, Permukiman, Tanaman Perkebunan Agroforestry, dan Tanaman Semusim dengan tindakan Konservasi, di bagian tengah meliputi Permukiman, Tanaman Perkebunan Agroforestry, dan Tanaman Semusim dengan tindakan Konservasi, dan bagian hilir di peruntukkan Permukiman, sawah irigasi, dan tegalan.

In Plilan sub-watershed, the existing land resources have not been managed based on its potential, such as some of land resources is still untapped. Moreover, the land use is not in accordance with land capabilities as its upstream area is devoted to food crops. This research is aimed (1) to evaluate the land capability class in the Plilan sub-watershed (2) and to formulate land use planning. Research data was analyzed by comparing (matching) through Land Classification and Land Use Planning (LCLP) Program. This research concludes that the Land Capability Class I is spread over the unit of lands as below: F1L1P (10:22 Ha), F1L1S (65.06 ha), and F1L1TL (22.55 ha). Land Capability Class V is spread over the unit of lands in the denudasional hills as below: D1L1P, D1L2K, D1L2P, D1L2SH, D1L2TL, D1L3B, D1L3P, D1L3S, D1L3SH, D1L3TL, D1L4B, D1L4P, D1L4TL, and in the karst hills including K1L2K, K1L2P, K1L2TL, K1L3B, K1L3K, dan K1L3TL. These units are classified in land capability class VP that have land permeability (P1) as a limitation factor and the existing land use is inappropriate to its land capability class. Therefore, Land Capability Class VI-I is spread over the unit of lands as below: D1L5B, D1L5P, D1L5SH, D1L5TL, dan K1L5TL. These units have a limitation factor such as its slope is more than 45% and the existing land use inappropriate to its land capability class. This research also concludes that land use planning in Plilan subwatershed could be devided into three parts such as in the upstream area might be used for forest or perennials, settlement, agroforestry and crops with conservation practices. In the middle area might be used for settlement, agroforestry and crops with conservation practices. Therefore, in the downstream area might be used for settlement, irrigated field, and dry field (tegalan).

Kata Kunci : watershed, land capability, land use planning, conservation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.