Laporkan Masalah

PENGARUH PERUBAHAN JUMLAH SUDU KINCIR ISMUN JENIS TRAPEZOID

ir.Christopol Edy, Prof. Dr. Ir. Indarto, DEA.

2011 | Tesis | S2 Mag.Sistem Teknik

Salah satu jenis PLTMh dengan head rendah adalah menggunakan teknologi kincir Ismun dengan ciri khas sudu bersifat fleksibel yang dapat berputar/bergerak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jumlah sudu terhadap unjuk kerja kincir air agar didapatkan jumlah sudu yang memiliki efisiensi daya yang lebih tinggi. Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan terutama bagi yang berminat mengkaji masalah kincir air dan pelaku mikrohidro dalam memilih jumlah sudu yang tepat. Penelitian dilakukan dengan studi eksperimental pada tiga roda jalan masing-masing berdiameter 370 mm lebar 160 mm dengan jumlah sudu 10 buah, diameter 300 mm dengan jumlah sudu 8 buah, dan diameter 230 mm dengan jumlah sudu 6 buah. Langkah-langkah yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah membuat desain bentuk alat yang berupa kincir jenis trapezoid. Pada pengujian dibatasi hanya pada kinerja kincir saja dengan menghitung daya input, daya output/daya mekanik dan nilai efisiensi setiap kincir. Pengujian kincir dilakukan pada model saluran irigasi (water channel model) dengan pompa air yang bisa diatur besar debitnya dengan menggunakan digital flowrate meter serta pengaturan ketinggian air pada saluran dengan mengunakan spill way. Ketiga model desain kincir dibuat dengan bahan acrilic, luas sudu/blades (10x15) cm. Dari hasil pengujian 3 kincir maka dengan kenaikan nilai kecepatan air akan membuat naiknya daya output kincir akan tetapi tidak diikuti oleh naiknya efisiensi. Efisiensi daya rata-rata yang didapatkan pada pengujian kincir pada beberapa nilai kecepatan air untuk masing-masing kincir adalah desain sudu K10 24%, desain sudu K8 23%, dan desain sudu K6 22%. Dari ketiga jenis kincir, kincir sudu K10 mempunyai performa terbaik dengan daya keluaran 0.575 W dan daya input 3.053 W.

A type of MHP with low head turbines is to use lsmun technology with typical flexible blade that can rotate/move. The aim is to determine effect of the number of blades toward performance of the paddle wheel to get anumbe of blades tha have a higher power efficiency. The results are expected to be benefit to science, especially for those interested in reviewing waterwheel issues and microhydro-actors in choosing appropriate number of blades. The study was conducted by experimental study on three wheels of 370 mm diameter and 160 mm width of 10 blades, 300 mm diameter of 8 blades, and 230 mm diameter of 6 blades. The undertaken steps in this study was to design an apparatus of trapezoid-typemill. Onexamination, it was limited to the windmills performance only by calculating its input power, output power/mechanical power and efficiency values of each mill. The windmill was conducted on a water-channel model by means of a water pump that can be set up its debt with a digital large flowrate meter and setting its channel water level with the spill way The three models of turbine designs were made of an acrylic by broadblade/filades of (10x15) cm. From the result of three water wheel testing, it determined an increased water velocity value which will increase power output of windmill but not followed by increased efficiency. Average power efficiency obtained on the wheel test at some values of water velocity for three windmill blade design were K10 24%, K8 23%, and K6 22%, respectively. From the three types of windmills, the windmill blades K10 has the best performance of 0.575 W output power and 3.053 W input power.

Kata Kunci : Sudu jenis trapezoid, daya keluaran, Efisiensi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.