APLIKASI PRINSIP KONSERVASI DALAM PENGELOLAAN HUTAN DAN LAHAN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN, PROVINSI SUMATERA UTARA
ADY SUHENDRA HARAHAP, Prof. Dr. Ir. H. Djoko Marsono
2011 | Tesis | S2 I.Kehutanan/MKSDALBeberapa fakta kerusakan hutan dan lahan di Kota Padangsidimpuan adalah terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor serta penurunan produktifitas hutan. Permasalahan dan kondisi kawasan hutan dan lahan di Kota Padangsidimpuan tersebut memerlukan solusi dan tindak lanjut penanganan terutama dalam penyempurnaan kebijakan dan perencanaan yang baik. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh data primer dan data sekunder, untuk memperoleh gambaran mengenai aspek kawasan hutan dan lahan, aspek sumber daya hutan dan lahan, aspek kebijakan/kelembagaan dan aspek pemberdayaan masyarakat. Kajian dilakukan secara komprehensif. Hasil kajian berdasarkan aspek kawasan hutan dan lahan menunjukkan luas kawasan hutan Kota Padangsidimpuan adalah seluas 1.826 Ha ( 12,31 % dari luas kota ). Hal ini dapat ditingkatkan menjadi 30 % sesuai amanat undang-undang dengan merencanakan peruntukan ruang sebagai hutan dan atau berfungsi sebagai hutan. Berdasarkan aspek sumber daya hutan dan lahan diketahui hasil hutan dari Kota Padangsidimpuan tidak ada sehingga lebih tepat diarahkan pada pengembangan jasa lingkungan. Pengelolaan hutan rakyat diarahkan pada pengembangan kelembagaan hutan rakyat sehingga terjadi diversifikasi berbagai kelembagaan yang secara keseluruhan akan mampu menciptakan suatu pengembangan agribisnis kehutanan.
Some facts destruction of forest and land in the City Padangsidimpuan is occurrence of natural disaster of floods and landslide and forest productivity decline. Problems and conditions of forest and land in the City Padangsidimpuan requires a solution and follow up treatment, especially in improving policy and planning. Data collection to obtain primary data and secondary data to get a picture of aspects of forest and land, aspects of forest resources and land, aspects of policy/institutional and community empowermen aspects. The studies were comprehensive. The study based on aspects of forest area and forest area of land shown Padangsidimpuan City is an area of 1826 ha (12.31% of the size of the city). This can be increased to 30% as mandated by law to plan the allotment of space as forest and / or function as a forest. Based on the aspects of forest resources and forest land from the city known Padangsidimpuan not available so more appropriately directed to the development of environmental services. Community forest management aimed at institutional development of community forests, causing a variety of institutional diversification as a whole will be able to create a forestry agribusiness development.
Kata Kunci : kawasan hutan dan lahan, sumber daya hutan dan lahan, kebijakan/kelembagaan, pemberdayaan masyarakat