Laporkan Masalah

FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA DI DESA SANTU’UN KECAMATAN MUARA UYA KABUPATEN TABALONG PROPINSI KALIMANTAN SELATAN

JUNUS WIDJAJA SKM, Prof. dr. Supargiono, S.U., Ph.D.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis

Desa Santu’un salah satu daerah endemis malaria di Kecamatan Muara Uya. Annual Parasite Incidence (API) selama 2007-2009 yaitu 11,4‰ (2007), 82,9‰ (2008) dan 25,8‰ (2009). Sebagian besar penduduk menjadi buruh penderes karet, penambang emas dan penebang kayu di hutan, serta kebiasaan penduduk yang tidak menggunakan kelambu bila tidur malam hari hal ini mungkin faktor risiko terjadinya malaria. Analisa data malaria masih dilakukan secara manual dengan analisis deskriptif terhadap data wilayah dan analisis grafik penyakit yang tidak menggambarkan sebaran kasus secara individual menurut posisi tempat tinggal dan faktor risiko yang mungkin berhubungan dengan penyakit malaria. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi kejadian malaria serta memetakanya. Jenis penelitian analitik observational dengan rancangan penelitian case control study. Jumlah sampel 291 orang. Melakukan wawancara menggunakan kuesioner dan pengambilan titik koordinat dengan menggunakan Global System Position (GPS) pada rumah kasus. Analisis data dengan analisis statistik dan analisis spasial dengan SaTscan. Uji statistik tiga variabel yang mempengaruhi kejadian malaria yaitu pekerjaan (penebang kayu, penambang emas dan penderes karet), pemakaian obat anti nyamuk dan kelambu pada malam hari. Selama tahun 2010 terjadi dua clustering kasus malaria, cluster pertama di koordinat 1,863500 S dan 115,606700 E dengan radius 0,65 km, dengan jumlah populasi 42 di RT 4 dan RT 3 dengan nilai p = 0,001 dan Cluster kedua berada pada koordinat 1,838667 S dan 115,607200 E dengan radius 0,67 km dengan jumlah populasi 26 di RT 5 dengan nilai p = 0,001 yang berarti pengelompokkan tersebut bermakna secara signifikan. relatif risk sebesar 3,18 kali. Penelitiaan ini membuktikan pekerjaan berisiko (penebang kayu, penambang emas dan penderes karet), pemakaian obat anti nyamuk dan pemakaian kelambu merupakan faktor risiko terjadi malaria serta adanya dua cluster (pengelompokan kasus) kejadian malaria di Desa Santu’un

Village of Santu’un is one of the malaria endemic areas in sub district of Muara Uya. Annual Parasite Insidence (API) for 2007-2009 are 11.4% (2007), 82.9% (2008), and 25.8% (2009). The majority of the population into workers' rubber tappers, gold miners, and loggers in the forest, and the habits of people who do not use mosquito nets when sleeping at night may be the risk factors for malaria. During this analysis of malaria data is still done manually with deskriptik analysis of data and graphic analysis of disease areas that do not describe the specific distribution of individuals according to the position of housing and possible risk factors associated with malaria. The purpose of this research is to investigate the risk factors that affect the incidence of malaria and the cluster of malaria cases. The study was an observational analytic study with case control study design. Total sample was 291 people. Conducting interviews using a questionnaire and capture the coordinates by using The Global Position System (GPS) in home cases. Data analysis with statistical analysis and spatial analysis with SaTscan. Statistical test three variables that influence the incidence of malaria namely: employment (loggers, gold miners, and rubber tappers), use of drugs and mosquito nets at night. During the year 2010 there are two clustering of cases of malaria. The first cluster at coordinates of 1.863500 S and 115.606700 E with a radius of 0.65 km, with a population of 42 people in neighbourhood 4 and 3 with p = 0.001. The second cluster is at coordinates of 1.838667 S and 115.607200 E with a radius of 0.67 km with a population of 26 people in the neighbourhood 5 with p = 0.001. These results indicate that significant clustering significantly. Relative risk amounted to 3.18 times This study proves that risk jobs (loggers, gold miners, and rubber tappers), use of drugs and the use of anti-mosquito bed nets are the risk factors of malaria and the existence of two clusters (groupings of cases) the incidence of malaria in the village of Santu'un.

Kata Kunci : Malaria, Faktor risiko, Muara Uya


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.