Laporkan Masalah

Analisis Struktur Modal PT. Bakrie & Brother, Tbk Periode 2005 - 2008

Ruly Pahlevi, Dr. Erni Ekawati, MBA

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Struktur modal PT. Bakrie & Brothers, Tbk pada tahun 2005 hingga 2008 menunjukan perubahan. Berdasarkan grafik historikal komposisi struktur modal PT. Bakrie & Brothers, Tbk sejak tahun 2003 hingga 2005, Komposisi modal perusahaan terdiri dari 40% hingga 50% utang dan modal. Namun pada tahun 2005 dan 2006, proporsi utang dan modal perusahaan menjadi 20% utang dand 80% modal. Komposisi tersebut kemudian kembali ke komposisi 40% utang dan 60% modal pada tahun 2007. Perubahan struktur modal pada tahun 2007 disebabkan perusahaan melakukan ekspansi usaha di bidang konstruksi dan telekomunikasi. Penerbitan saham baru tersebut mempertahankan proporsi utang dan modal perusahaan menjadi 35% : 65% berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2008. Pada tahun 2008, pasar keuangan dilanda oleh krisis akibat subprime mortgage. Hal tersebut menjadi batu sandungan bagi proyek investasi PT. Bakrie & Brothers, Tbk karena harga aset (saham-saham anak perusahan) yang dijaminkan juga terkena dampak krisis global. Harga saham yang dijadikan jaminan menurun sehingga perusahaan harus melakukan penambahan jaminan. Keadaaan ini membuat pasar bereaksi negatif. Akibat besarnya nilai utang yang harus dilunasi, PT. Bakrie & Brothers, Tbk memutuskan untuk menjual sebagian saham-saham anak perusahaan yang digadaikan. Aksi jual tersebut tentu akan berpengaruh terhadap struktur modal perushaan karena modal saham yang didapat dari utang harus dilepas kembali yang mengakibatkan rasio utang terhadap modal akan meningkat. Untuk menanggulangi hal tersebut, PT. Bakrie & Brothers, Tbk berusaha mencari pinjaman kembali demi mengembalikan proporsi utang terhadap modal perusahaanya kembali menjadi 40% utang dan 60% modal. Hasil kesimpulan dari analisi struktur modal ini adalah keputusan perusahaan untuk mempertahankan posisi sturktur modal sudah tepat. Proporsi sturktur modal yang optimal pada tahun 2008 adalah 50% utang dan 50% modal

Bakrie & Brother’s capital structure in 2005 to 2008 showed changes of its proportion. In 2004 to 2005, firm’s capital structure showed that proportion of 40% debt and 50% capital. In 2005 to 2006, firm had changed its proportion became 20% debt and 80% capital. Its proportion came back to 40% debt and 60% capital in 2007. Capital structure had changed in 2007 due to business expansion in construction and telecommunication field. Firm has issued new shares to make proportion still in 35% debt and 65% capital. In 2008, global market has subprime mortgage crisis issue. It made obstacle for the firm’s project. Most of shares price firm’s coverage fallen down that make the firm must increase more value to coverage. This condition has made negative image for market to the firm. As consequence, firm decided to sell few of its shares that become coverage. This sell action will affect to firm’s capital structure. In this condition, the firm must find another financial source to make its capital structure. Debt will make higher proportion of debt, so that firm has to find a solution to make proportion back to be 40% debt and 60% capital. In 2008, firm make another issued of new shares that make proportion became 35% debt and 60% capital. The conclusion of this analysis is the decision that firm made to sustain its capital structure is right. The optimal proportion of debt and equity is 50% debt and 50% capital.

Kata Kunci : struktur modal, bakrie


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.