Socio-Cultural Variables Impact On Indonesian Men Purchase of Cosmetics in Yogyakarta
Marischa Novita Lissanta, Prof. Dr. Basu Swastha Dharmmestha, M.B.A.,
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenStudi ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelian kosmetik pria secara negatif dipengaruhi kepercayaan masyarakat dan untuk mengetahui apakah pembelian kosmetik pria secara positif dipengaruhi gaya hidup. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebar pada 100 responden. Responden berumur antara 20 tahun sampai 44 tahun, minimal berstatus sebagai mahasiswa yang tinggal di area perkotaan Yogyakarta. Menggunakan analisis regresi multipel, penelitian ini menemukan bahwa kepercayaan masyarakat dan gaya hidup secara bersama-sama mempengaruhi pembelian kosmetik pria. Pengaruh kepercayaan masyarakat dan gaya hidup masing-masing dapat dicek berdasarkan nilai t, dan ditemukan bahwa kepercayaan masyarakat memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap pembelian kosmetik pria sedangkan gaya hidup memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pembelian kosmetik pria.
This paper aimed to see if men purchase of cosmetics influenced negatively by societal beliefs about men’s grooming products, and to see if men purchase of cosmetics influenced positively by lifestyle. Data collected using questionnaires to 100 respondents using nonprobability purposive sampling. The respondents were in the age between 20 years old and 44 years old, college students or above who lived in the city area of Yogyakarta. Using multiple regression analysis, this research found that societal beliefs and lifestyle simultaneously affected men purchase of cosmetics. The partial contribution of societal beliefs and lifestyle could be checked relied on the t-value, and found that societal beliefs has a significant negative influence on men purchase of cosmetics while lifestyle has significant positive effect on men purchase of cosmetics.
Kata Kunci : men purchase of cosmetics, societal beliefs, lifestyle.