PENGARUH GENDER DAN VANITY SEEKING BEHAVIOR PADA EKUITAS MEREK ATAS PRODUK BERMEREK PREMIUM
Imla Novia Rizka, Ike Janita Dewi Dr, MBA, Ph. D,
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenStudi ini bertujuan untuk mempelajari: gender berpengaruh pada ekuitas merek atas produk bermerek premium dan vanity seeking behavior yang secara signifikan berpengaruh pada ekuitas merek atas produk bermerek. Terdapat lima indikator atau dimensi utama pada ekuitas merek. Kelima indikator tersebut adalah kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, loyalitas merek dan aset-aset lain yang berkaitan dengan merek. Penelitian ini diadaka di Yogyakarta dan ditemukan tiga buah pertanyaan yang tidak valid dan dihilangkan untuk analisis selanjutnya. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dengan 200 responden yaitu berdasarkan pernah atau tidaknya memiliki produk bermerek. Hasil pengujian dengan uji t didapatkan bahwa rata-rata untuk ekuitas merek yaitu kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek pada wanita sama dengan pria. Untuk hasil dari analisis linear sederhana adalah vanity seeking behavior mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen dan pengaruh yang positif pada ekuitas merek yaitu kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek atas produk bermerek premium.
This study is aimed to find out whether gender affects brand equity on premium branded products and vanity seeking behavior affects brand equity for premium branded product significantly. There are five main indicators or dimensions of brand equity. They are brand awareness, brand associations, perceived quality, brand loyalty, and other brand-related assets. The research was conducted in Yogyakarta and found three questions that are not valid and removed for further analysis. The questionnaire used to collect data, with 200 respondents is based on whether or not to have been branded products The results of T test found that the brand equity indicators which are brand awareness, brand association, perceived quality and brand loyalty are equal for women and men. The results of simple linear analysis is vanity seeking behavior has a significant effect on the dependent variable and a positive effect on brand equity which are brand awareness, brand association, perceived quality and brand loyalty of premium branded products.
Kata Kunci : gender, vanity seeking behavior, ekuitas merek, kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi merek, loyalitas merek, produk bermerek