Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Fleksibilitas Pengelolaan KeuanganTerhadap Kinerja Keuangan Badan Layanan Umum Sebelum Dan Sesudah Penerapan PPK-BLU (Kasus pada RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta)

Etika Wijayaningrum, Prof. Dr. Sukmawati Sukamulja, M.M

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan kepada instansi pemerintah yang telah berstatus BLU untuk secara langsung dapat menggunakan penerimaannya bagi kegiatan operasional dan investasi tanpa harus disetor terlebih dahulu ke kas negara, demikian juga dengan surplus yang diperolehnya. Fleksibilitas pengelolaan keuangan BLU diberikan berdasarkan prinsip ekonomi, produktivitas dan penerapan praktek bisnis yang sehat. Konsep PPK-BLU adalah peningkatan profesionalisme, mendorong entrepreneurship, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka pelayanan publik. RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta merupakan salah satu rumah sakit pemerintah yang telah ditetapkan sebagai BLU penuh dan menerapkan standar akuntansi rumah sakit yang telah berlaku umum, dalam hal ini sesuai dengan standar akuntansi dari Ikatan Akuntan Indonesia dan Pedoman Akuntansi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti apakah ada perbedaan kinerja keuangan antara sebelum dan sesudah penerapan PPK-BLU dengan pemberian fleksibilitas dalam pengelolaan keuangannya. Penilaian kinerja keuangan sebelum dan sesudah penerapan PPK-BLU dilakukan dengan melakukan analisis laporan keuangan dan penghitungan rasiorasio. Penilaian kinerja keuangan rumah sakit BLU RSUP Dr. Sardjito dilakukan dengan melihat rasio-rasio keuangan yang berkaitan dengan tingkat efisiensi manajemen dalam mengelola aktiva untuk meningkatkan operasional yaitu kualitas dan kuantitas pelayanan, rasio solvenitas yang berkaitan dengan kewajiban jangka panjangnya, rasio likuiditas yang berkaitan dengan kewajiban jangka pendeknya, dan rasio profitabilitas, walaupun RSUP Dr. Sardjito sebagai rumah sakit pemerintah merupakan organisasi nirlaba yang tidak berorientasi pada keuntungan yang diperoleh sebagai tujuan utamanya. Kinerja keuangan BLU RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sesudah penerapan PPK-BLU meningkat, dilihat dari rasio-rasio yang berhubungan dengan efisiensi operasional manajemen. Hal ini menandakan bahwa tujuan PPK- BLU untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas dapat dilaksanakan dengan baik oleh manajemen RSUP Dr. Sardjito. Walaupun demikian, peningkatan kinerja keuangan BLU RSUP Dr. Sardjito tidak terlepas dari besarnya sumbangan tidak terikat yang berasal dari pemerintah (APBN) untuk membiayai pengeluaran operasional dan administrasi umum.

The Public Service Agency’s Financial Management (PPK-BLU) provides flexibility in managing its finance for the government agencies which have turned into BLU. PPK-BLU allows the agency to directly spend its revenues for financing its operational activity and also for investing purposes without any obligation to deposit fund to state treasury account, as well as its surplus. Flexibility in managing its finance for BLU is based on economical, productive and good corporate governance principle. PPK- BLU concept is to achieve professionalism, entrepreneurship, transparency and accountability in public services. RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta is one of the government hospitals which has declared as fully BLU and implementing general accounting standard for hospital based on the Indonesian Accountant Association and hospital accounting standard which is determined by the Department of Health of The Republic of Indonesia. The purpose of this thesis is to observe the difference in financial performance before and after implementing PPK-BLU which provides flexibility in managing its finance. Valuing the performance in finance before and after implementing PPK-BLU could be done by conducting a financial statement analysis and calculating ratios. Valuing hospital’s performance in finance of BLU RSUP Dr. Sardjito could be done by observing financial ratios which have close relation to management efficiency level in assets management in order to have a better quality and quantity of public service, solvency ratio which can support long-term obligation, liquidity ratio which can support short-term obligation and profitability ratio, even though RSUP Dr. Sardjito is a public hospital stand as non- profit corporation. Performance in finance of BLU RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta after implementing PPK-BLU has been come be better, it can be seen from ratios which have impact on operational management efficiency. It shows that PPK- BLU goal in having more efficient, effective and productive corporation can be well implemented by RSUP Dr Sardjito managers. However, having better performance in finance for BLU RSUP Dr. Sardjito is a result of amount of untight contribution from state budget (APBN) to finance operational expenditures and general administrations.

Kata Kunci : Badan Layanan Umum, kinerja keuangan, rasio keuangan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.