Evaluasi Implementasi Manajemen Risiko Studi Kasus Bank OCBC Indonesia
Dara Adithia Arnold, Prof. Dr. Djoko Susanto, MSA.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenTujuan penelitian dan penulisan laporan internship ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan manajemen risiko kredit di perbankan telah dilaksanakan, yang berfungsi sebagai alat untuk meminimalkan risiko. Penelitian ini ditekankan pada aspek manajerial penerapan pengelolaan risiko kredit di perbankan. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Sumber data primer diambil langsung dari perusahaan dan atau data olahan hasil observasi dan wawancara, sedang data sekunder diperoleh dari media yang terkait dengan materi penelitian. Data hasil pengamatan yang diperoleh dianalisa dengan metode deskriptif analitis yang bersifat kualitatif, yaitu dengan cara membandingkan kondisi riil yang dilaksanakan oleh perbankan dengan landasan teori dan ketentuan yang berlaku. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa secara umum implementasi manajemen risiko di Bank OCBC Indonesia telah dilaksanakan namun beberapa elemen belum sepenuhnya dilaksanakan secara optimal. Elemen-elemen yang masih harus dikembangkan antara lain pembelajaran atas perangkat sistem dan pelatihan praktis yang mendukung pengelolaan risiko, pemahaman dan pengelolaan eksposur kredit secara proaktif, serta pemahaman akan tujuan dari penerapan Credit Obligor Grading. Pelaksanaan penerapan manajemen risiko kredit dilakukan dengan memberikan penilaian tingkat kredit dengan Credit Obligor Grading yang berguna untuk mengidentifikasi risiko kredit, sehingga diharapkan bank dapat meminimalkan potensi risiko yang akan timbul dimasa depan. Berdasarkan evaluasi, penerapan manajemen risiko berdampak positif terhadap peningkatan laba perusahaan, oleh karena itu disarankan agar bank terus melanjutkan dan mengembangkan implementasi manajemen risiko kredit secara komprehensif disesuaikan dengan perkembangan dunia usaha yang semakin komplek dengan didukung oleh sistem serta sumber daya manusia yang handal agar dapat diperoleh hasil yang optimal.
The research is to evaluate the implementation of credit risk management in the banking industry, relates with its function to mitigate the risk. The research is made based on the literatures and fields studies, and focused on managerial aspects of credit risk management implementation. The primary data are collected from the company’s data, observation and interview results, whereas the secondary data are sourced from the media publication. The data which collected from the observation process were analyzed using qualitative analytical descriptive methods, by comparing the real conditions practiced by banks with the theory and current regulations. The result reveals the credit risk management in Bank OCBC Indonesia has been implemented although it is not yet optimal. Few elements still need improvement i.e. the learning process of the system and practical training to support the risk management process, improvement on credit exposure management and the Credit Obligor Grading process. The implementation of the credit risk management was done by identifying and evaluating the credit risk using Credit Obligor Grading, therefore the bank expects to minimize the potential risks which may occur in the future. The evaluation of the credit risk management demonstrates a positive result toward bank’s earnings, thus it was recommended for bank to continue and improve the implementation process comprehensively, to be accustomed with the changing of the business complexity and supported by the reliable human resources in order to obtain the maximum result.
Kata Kunci : manajemen risiko kredit, internal risk rating, credit grading