EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEBELUM DAN SAAT KRISIS KEUANGAN GLOBAL DENGAN PENDEKATAN ECONOMIC VALUE ADDED DAN RETURN ON INVESTMENT
Andri Hidayat, Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA,
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenKrisis keuangan global yang terjadi di akhir tahun 2007 bukan hanya berdampak pada sektor perbankan dan property namun berdampak pula pada sektor lainnya salah satunya industri manufaktur. Industri manufaktur merupakan salah satu industri yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Kinerja manajemen perusahaan tersebut perlu diukur dan dievaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilannya mengelola perusahaan dalam kondisi apapun termasuk ketika terjadinya krisis keuangan global. Kinerja yang baik tentunya menjadi harapan semua pihak, bukan hanya pihak internal namun juga pihak eksternal seperti investor. Economic Value Added (EVA) dan Return On Investment (ROI) adalah tools yang dapat digunakan untuk menilai kinerja manajemen. EVA bernilai positif artinya manajemen mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan ataupun sebaliknya. ROI yang bernilai positif artinya manajemen mampu menciptakan pengembalian sesuai yang diharapkan atau sebaliknya. Penelitian ini menggunakan uji-t yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja manajemen perusahaan manufaktur untuk mengetahui apakah krisis keuangan global yang terjadi diakhir 2007-2008 berdampak pada kinerja perusahaan tersebut. Penilaian kinerja dengan menggunakan EVA terlihat lebih nyata dibandingkan ROI karena memperhitungan biaya modal. Hasil pengujian menunjukkan dengan pendekatan EVA, krisis keuangan global 2007-2008 berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan manufaktur terutama pada industri logam&sejenisnya dan industri tekstil&garmen. Penilaian dengan pendekatan ROI menunjukkan krisis keuangan global tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan manufaktur.
Global financial crisis at end of 2007 not only gave impact on banking & property industry but also on other sector such as manufacture industry. Manufacture is one of the industries which have the biggest contribution in work field for Indonesian. The performance of companies in that sector need to be measured and evaluated in order to find out successful rate of managing company in any condition. Good performance of a company is expectation of all parties, not only internal but also external parties such as investors. Economic Value Added (EVA) and Return on Investment (ROI) are tools that can be used to measure performance of management. Positive EVA means management can create value added to the company and vice versa. Positive ROI means management can give expected return and vice versa. This research use the t-test in order to evaluate management performance of manufacture companies to find whether financial crisis give impact on performance. Performance evaluation using EVA seems more realistic than ROI because EVA considers the working capital. The result of the test shows that using EVA, financial crisis give positive impact on performance of manufacture companies especially on metal and textile industries. ROI analysis shows financial crisis has no impact on performance of manufacture companies.
Kata Kunci : Krisis global, EVA, ROI, Kinerja