Laporkan Masalah

Analisis Alternatif Opsi Pembiayaan Aktivitas Impor High Speed Diesel : Studi Kasus PT X

Amanda Abidin, Anis Baridwan, Drs. M.B.A.

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Perdagangan Internasional merupakan kegiatan yang semakin berkembang pada era globalisasi. Salah satu aktivitas yang mendukung perdagangan internasional adalah kegiatan ekspor/impor. PT X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi High Speed Diesel (HSD). Aktivitas utama yang dilakukan oleh PT X adalah mengimpor HSD dan menjualnya kembali dalam negeri secara retail. Dalam melakukan aktivitas impor, Metode pembayaran yang dilakukan oleh PT X adalah dengan menggunankan Letter of Credit (L/C). PT X menghadapi beberapa resiko dalam melakukan impor HSD tersebut, antara lain adalah resiko perubahan kurs dan resiko piutang tidak tertagih. Saat ini PT X menggunakan fasilitas bank trust receipt dengan denominasi rupiah (TR IDR). Namun, dengan menggunakan TR IDR tersebut memiliki kelemahan dengan adanya beban bunga TR yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan beberapa opsi financing yang dapat digunakan oleh perusahaan, membuktikan opsi financing manakah yang penerapannya paling efisien, dan membuktikan apakah perusahaan telah memilih opsi financing yang tepat dalam melakukan pembayaran dalam transaksi impor HSD yang dilakukan. Ada beberapa alternatif opsi financing lainnya yang dapat diterapkan untuk meminimalisasi resiko perubahan kurs dan resiko piutang tidak tertagih. Alternatif opsi financing yang disarankan adalah dengan menggunakan penerbitan TR USD, Telegraphic transfer, transaksi forward dan metode supplier financing. Dalam meneliti efektivitas opsi financing dengan menggunakan data pembelian HSD PT X periode Juni 2009 – Mei 2010. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan alternatif yang disarankan diharapkan PT X dapat menekan biaya pembiayaan aktivitas impor HSD tersebut. Berdasarkan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa metode pembiayaan impor HSD yang terbaik untuk kondisi saat ini adalah dengan menggunakan metode Supplier financing.

International trade is major activity in most emerging market around the world. Main activities that support international trade are export and import. PT X one of the companies engaged in distribution business of High Speed Diesel (HSD). Most activities of PT X involve with import of HSD and resell on retail based in domestic market. Payment methods used by PT X in practicing their import of HSD based on LC facility. However, PT X face couple main risks in their import activity, first is the risk of exchange rate and the risk mismatch their cash flow collection, that will have direct impact on their fund liquidity to meet their LC payment. Currently, PT X have their liquidity problem backed up by TR facilities from issuing bank TR as their bridging facility, has feature to delay the LC payment to supplier with bank will stand to cover their payment. Moving forward, PT X will have liability to bank as their cover action. Another consequence appeared based on bank action will force PT X to pay TR interest as compensation from the bank cover action that PT X will face the presence of a high-interest expense TR. The purpose of this research is to explain some financing options that can be used by the company, to findout the most efficient implementation and evaluate whether the company has chosen the right financing option in making payments in import transactions. There are other alternatives that applicable to minimize the risk of exchange rate changes and the risk of collecting accounts receivable. The recommended alternative financing option is to use TR USD, Telegraphic transfer, forward transactions and method of supplier financing. In measuring the efectivity of alternative financing options, writter was using the data of HSD purchaces from June 2009 until Mei 2010 periode. Based to the calculation result by using the suggested alternative dinancing options, hopefully PT X can reduce the cost of HSD impor activity. According to the result based on observation and research, it can be concluded that the best alternative financing options is using Supplier Financing.

Kata Kunci : Impor, Letter of Credit, Trust Receipt, Kurs Rupiah terhadap dollar US, Forward, Supplier Financing.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.