ESTIMASI NILAI PASAR WAJAR EKUITAS PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK. PASCA RIGHTS ISSUE
Karmanto, Ir., Arvan Carlo Djohansyah, M.Si
2011 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi dan menentukan pendapat/opini mengenai nilai pasar wajar ekuitas PT Bank Negara Indonesia Tbk. pasca penerbitan saham baru (rights issue). Bank BNI telah melakukan rights issue pada tanggal 10 Desember 2010 dengan menerbitkan saham baru sejumlah 3.374.716.060, sehingga saham yang beredar dimasyarakat naik menjadi kurang lebih 40 persen sedangkan sisanya sebesar 60 persen masih dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia. Perolehan dana rights issue dimanfaatkan untuk ekpansi kredit, investasi aktiva tetap serta meningkatkan penyertaan pada anak perusahaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Discounted Cash Flow (DCF) dan Price Per Book Value (P/BV). Data yang digunakan dalam analisis adalah data laporan keuangan diaudit mulai tahun 2005 sampai dengan 2009, sedangkan posisi laporan keuangan tahun 2010 dilakukan proyeksi, hal tersebut disebabkan laporan keuangan emiten dipublikasikan sekitar pertengahan bulan April. Pembanding perusahaan digunakan dua (2) perusahaan di sektor perbankan yang sudah menjadi perusahaan terbuka yang dianggap memiliki kemiripan karakteristiknya. Kedua bank tersebut adalah bank BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Data laporan keuangan perusahaan pembanding digunakan laporan keuangan diaudit mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 dan untuk tahun 2010 diproyeksikan. Menggunakan pendekatan pendapatan (income approach) dan pendekatan pasar (market approach) dengan alat analisis discounted cash flow (DCF) dan price per book value (P/BV), diperoleh nilai pasar wajar (fair market value)ekuitas/saham mayoritas yang dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dan nilai pasar wajar ekuitas/saham minoritas yang dimiliki oleh masyarakat pada tanggal 31 Desember 2010 berturut-turut adalah sebesar Rp66.420.991.170.725,- (enam puluh enam triliun empat ratus dua puluh milyar sembilan ratus sembilan puluh satu juta seratus tujuh puluh ribu tujuh ratus dua puluh lima rupiah) atau Rp6.054 (enam ribu lima puluh empat rupiah) per saham dan sebesar Rp31.912.768.025.560,-(tiga puluh satu triliun sembilan ratus dua belas milyar tujuh ratus enam puluh delapan juta dua puluh lima ribu lima ratus enam puluh rupiah) atau Rp4.320,- (empat ribu tiga ratus dua puluh rupiah) per saham.
Purpose of this research is to estimate and determine an opinion the fair market value of stock of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. after rights issue. Bank BNI have issued 3.374.716.060 new stcoks on December 10th 2010, and after issued the stocks, total stock owned by public become approximately 40 persen or equal with 7.387.127.116 stocks and remaining of the stocks approximately 60 persen still owned by goverment Republic of Indonesia. Acquisition capital from rights issue used for credit expansion, investment in fixed asset and increase investements in subsidiaries. Analysis tool used in this research are Discounted Cash Flow method (DCF) and Price Per Book Value method (P/BV). Data used in the analysis are audited financial report years 2005 up to 2009 and projection for years 2010, this was due to financial report audited years 2010 would be published on mid of April. There are 2 companies that made comparison. The both companies owned by goverment and it have similiar caracteristic business line, those are PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. and PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. To analyze the both comparison companies used audited financial report years 2005 up to 2009 and projection for year 2010. By using income approach and market approach with the DCF and P/BV method as an analytical tool is obtained the fair market value of majority stocks owned by Goverment Republic of Indonesia and fair market value of minority stocks owned by public on December 31th 2010 in consecutive are Rp66.420.991.170.725,- (sixty six triliun four hundred twenty billion nine hundred ninty one million one hundred seventy thousand seven hundred twenty five rupiahs) or Rp6.054,- (six thousand fifty four rupiahs) per stock and Rp31.912.768.025.560,- (thirty one trillion nine hundred twenty billion seven hundred sixty eight million twenty five thousand sixty rupiahs) or Rp4.320,- (four thousand three hundred twenty rupiahs) per stock.
Kata Kunci : Pendekatan Pendapatan, Pendekatan Pasar/Relative Valuation