Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Kepatuhan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RSUD Muntilan Ruang Rawat Inap Kabupaten Magelang
HERDIANSYAH, dr. Tahjono Kuntjoro, MPH, Dr.PH.
2011 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat/MMRLatar belakang: Dokumentasi rekam medis harus dilakukan karena dokumentasi berisikan sumber ingatan yang dipakai sebagai bahan laporan dan pertanggung jawaban rumah sakit. Dokumentasi merupakan kewajiban bagi setiap pelayanan medis terutama bagi perawat dalam pemberian asuhan keperawatan . Pentingnya dokumentasi asuhan keperawatan dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu diantaranya adalah aspek hukum, kualitas pelayanan, komunikasi, keuangan, pendidikan, penelitian dan aspek akreditasi Evaluasi dan penelitian dokumentasi asuhan keperawatan belum pernah dilakukan di RSUD Muntilan, padahal dokumentasi keperawatan sangatlah penting dalam pemberian asuhan keperawatan, oleh karena itu perlu adanya penelitian yang terkait dengan dokumentasi asuhan keperawatan. Tujuan: Untuk mengukur hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap kepatuhan pendokumentasi asuhan keperawatan Metode:Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode Kuantitatif dan menggunakan rancangan penelitian cross sectional Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan dokumentasi R=-0,061dan P=0,581 , hubungan sikap terhadap kepatuhan dokumentasi juga menunjukkan tidak adanya hubungan R=0,013 dan P=0,904. Begitu juga faktor-faktor dari internal perawat seperti pendidikan, masa kerja, jenis kepegawaian dan penghasilan diluar gaji tidak mempengaruhi Kepatuhan dokumentasi, akan tetapi faktor-faktor eksternal perawat seperti fasilitas, prosedur/SOP, supervisi dan sistem keperawatan yang dipergunakan mempengaruhi Kepatuhan dokumentasi asuhan keperawatan Kesimpulan:Tidak adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat terhadap kepatuhan dokumentasi asuhan keperawatan, faktor internal perawat juga tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan dokukentasi akan tetapi faktor eksternal perawat memiliki pengaruh terhadap kepatuhan dokumentasi asuhan keperawatan di RSUD Muntilan
Background: Medical record documentations must be accomplished because they contain memories used as source material for the accountability report of the hospital. Documentation shall be conducted in every medical service, especially by nurses providing nursing care. The significance of nursing care documentation can be viewed from several aspects, among which are the legal aspects, quality of service, communication, finance, education, research and accreditation. Evaluation and research on nursing documentation has not been implemented in Muntilan hospital, in fact nursing documentation is crucial in providing nursing care. Relevant research on nursing care documentation is, therefore, necessary. Objective: To determine the relationship between the knowledge and attitudes of nurses with their compliance in nursing care documentation. Method: This is an analytical research with quantitative and qualitative methods that employed cross sectional research design Results: The results demonstrated no significant correlation between knowledge and documenting compliance, R =- 0.061 and P = 0.581, attitude and documenting compliance also showed no correlation R = 0.013 and P = 0.904. Similarly, internal factors of nurses, such as education, years of service, type of employment and income outside of wages, did not affect the documenting compliance. In contrast, external factors such as nursing facilities, procedures, supervision and nursing care systems used might affect the compliance of nursing care documentation. Conclusion: No relationship was found between knowledge and attitudes of nurses with the compliance of nursing care documentation, nor was between the internal factors of nurses and the compliance documentation. However, external factors of nurses had influence on the compliance of nursing care documentation at Muntilan Hospital.
Kata Kunci : Perawat, Dokumentasi Asuhan Keperawatan, Pengetahuan dan Sikap