Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) di Puskesmas Kota Mukomuko
Erik Prasetia, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D.
2011 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang : Dinas Kesehatan Mukomuko akan meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Peningkatan akses mayarakat itu diantaranya akses pelayanan dasar yang biasa di lakukan di puskesmas – puskesmas. Bidang kesehatan memiliki aspek yang sangat luas sehingga kebutuhan data dan informasi yang akurat, tepat, cepat sangat dan besar, oleh karena itu dibutuhkan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang memudahkan dalam pengelolaan data dan informasi bagi pembuatan keputusan yang tepat bagi puskesmas dan Dinas Kesehatan Mukomuko. Wacana pembuatan SIMPUS sempat di ajukan dalam salah satu program Dinas Kesehatan Mukomuko tahun 2009, tetapi belum mendapat sambutan baik dari pihak DPR Daerah Mukomuko sehingga belum bisa direalisasi, untuk itu penelitian ini bisa menjadi salah satu pertimbangan advocacy dalam penerapan SIMPUS di Kabupaten Mukomuko. Tujuan : Penelitian ini mendeskripsikan penerapan SIMPUS dengan melihat penerimaan end user, hambatan, dukungan SIMPUS bagi Puskesmas Mukomuko dalam meningkatkan kinerja kerja dalam pelayanan kesehatan Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus deskripsi, dengan melakukan wawancara mendalam, observasi dan catatan lapangan sehingga bisa menghasilkan suatu kajian yang mendalam tentang penerapan SIMPUS di Puskesmas Kota Mukomuko. Hasil Penelitian : Proses penerapan SIMPUS di Puskesmas Kota Mukomuko diawali dengan sosialisasi, pelatihan, penerapan SIMPUS, supevisi dan observasi serta evaluasi dan wawancara. Hasil penerapan tersebut didapat bahwa dari segi manusia kepuasan end user menunjukkan hasil yang baik serta motivasi menggunakan SIMPUS. Segi organisasi kondisi positif bagi penerapan SIMPUS dengan dukungan Dinas Kesehatan serta Kepala Puskesmas Kota Mukomuko, sosialisasi dan pelatihan menumbuhkan minat dan pengetahuan petugas, dibutuhkan protap agar SIMPUS berjalan dengan baik. Segi teknologi SIMPUS relatif mudah dan ringan serta mendapat support system dari vendor, laporan dan menu belum semua bisa di operasikan karena keterbatasan komputer. Kesimpulan : Secara keseluruhan penerapan SIMPUS berjalan dengan baik di Puskesmas Kota Mukomuko dilihat dari kepuasan end user tetapi belum optimal di pelaporan bulanan dikarenakan SIMPUS hanya diterapkan di 3 ruang, yaitu loket pendaftaran, poli umum dan apotek.
Background: Department of Health Service Mukomuko will improve access to quality health care for the community. Improved access to society's access to basic services such as the usual done in public health centers. The health sector has a very broad aspects that need data and information are accurate, precise, very fast and large, therefore, required management information system of public health center that facilitates the management of data and information for making the right decision for the health centers and Department of Health Service Mukomuko. Discourse making SIMPUS could be submitted in one program Department of Health Service Mukomuko in 2009, but has not been well received by the Regional Parliament Mukomuko so can not be realized, therefore this research could be one consideration in the implementation of SIMPUS for advocacy in the Mukomuko Regency. Objective: This study describes the implementation SIMPUS by looking at user acceptance, resistance, support for SIMPUS in Public Health Center Mukomuko for improving performance in health care. Methods: This study used case study design description, by conducting in-depth interviews, observation and field notes so that it can produce an in-depth study on the implementation of SIMPUS at Public Health Center City of Mukomuko. Results: The process of implementation SIMPUS in Public Health Center Mukomuko City begins with socialization, training, implementation of SIMPUS, supevision and observation, with evaluation and interviews. The result is obtained that in terms of human satisfaction of end users has shown good results and the motivation to use SIMPUS. Terms of positive conditions for the implementation of SIMPUS is supporting of Health Department and Head of the Public Health Center City of Mukomuko, socialization and training of foster interest and knowledge workers, it takes standard operating procedure for SIMPUS run well. SIMPUS technology terms is relatively easy and lightweight as well as get support system from the vendor, reports and menus, not all can be operated because of the limitations of the computer. Conclusion: Overall implementation of SIMPUS run well in the Public Health Center city of Mukomuko views of end user satisfaction but not optimal in the monthly reporting because SIMPUS applied only in 3 rooms, counter registration, general poly and pharmacies
Kata Kunci : SIMPUS, Studi Kasus, Puskesmas Kota MukomukoÂ