Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT UTILISASI KONSUMEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI RUMAH SAKIT PINDAD BANDUNG

Ni Nur Amalia, S.Si. T., Prof. drg. Niken Widiyanti, M.DSc.

2011 | Tesis | S2 Manaj.Pel.Kesehatan Gigi

Latar Belakang : Transformasi perkembangan rumah sakit saat ini berada pada suasana global yang kompetitif dengan nilai pasar. Kurangnya subsidi merubah perkembangan rumah sakit dari penganut nilai kemanusiaan menjadi lembaga yang menganut faham ekonomi. Dalam menarik konsumen, berbagai pendekatan dilakukan. Keberadaan konsumen sangat penting bagi rumah sakit, karena dari konsumen bisnis rumah sakit bisa berkembang. Rumah Sakit Pindad terbuka untuk masyarakat umum selain untuk karyawan Pindad. Poliklinik gigi Rumah Sakit Pindad rata-rata dikunjungi 35 orang masyarakat umum, sedangkan karyawan Pindad yang berkunjung 465 orang perbulan. Perbedaan tingkat kunjungan ini membuat peneliti tertarik meneliti hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat utilisasi konsumen. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian non experimental dengan rancangan penelitian cross sectional study. Subyek penelitian berjumlah 200 orang. Konsumen dibagi dalam dua kelompok, kelompok pertama 100 orang dari karyawan Pindad. Kelompok kedua 100 orang dari masyarakat umum. Alat ukur yang digunakan adalah wawancara terpimpin dan kuesioner yaitu untuk mengukur kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, pemasaran, persepsi dan pengetahuan. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat dengan mengunakan analisis Logistic Regression. Hasil Penelitian: Hasil analisis multivariat Logistic Regression ditemukan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, persepsi dan pengetahuan terhadap minat utilisasi (p<0,05). Variable pemasaran tidak signifikan (p>0,05). Ada perbedaan kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, pemasaran, persepsi dan pengetahuan antara karyawan pindad dengan masyarakat umum (p<0,05). Ada perbedaan kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, pemasaran, persepsi dan pengetahuan antara dengan konsumen yang berminat dengan yang tidak berminat (p<0,05). Kesimpulan : 1.) Semakin baik/tinggi kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, persepsi dan pengetahuan maka semakin tinggi minat utilisasi konsumen terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Rumah Sakit Pindad. 2.) Variabel pemasaran tidak berhubungan dengan minat utilisasi konsumen. 3.) Ada perbedaan minat utilisasi antara konsumen perusahaan Pindad dengan masyarakat umum. 4.) Kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, pemasaran, persepsi dan pengetahuan pada konsumen yang berminat lebih baik dibandingkan dengan konsumen yang tidak berminat.

Background: Transformation of hospital development in recent years enters the global situation that is competitive in market value. Lack of subsidy changes hospital development from adopting humanity values to economic view. To attract consumers, lots of efforts have been made. Sustainability of consumers is essential to the hospital because hospital business depends on consumers. Pindad hospital is open to the general public, not only for Pindad staff. Average visits to Dental Polyclinic of Pindad Hospital by the community are as many as 35 patients and by employer 465 patients a month. This extreme difference attracts the interest of the researcher to study this issue. Objective: The study aimed to identify factors affecting interest of consumers in utilizing Pindad Hospital service. Method: The study was non experimental with cross sectional study design. Subject consisted of 200 people, divided into two groups; the first group (100 people) were employer of Pindad and the second (100 people) were the general public. Research instruments consisted of guidedlines for interviewer and questionnaire to assess the control of behavior, attitude, subjective norm, marketing, perception and knowledge (independent variables). Independent variable intention of customer utilization. Data analysis included univariate, bivariate, and multivariate with logistic regression. Result: The result of multivariate logistic regression showed that control of behavior, attitude, subjective norm, perception and knowledge were significantly associated with intention in the utilization (p<0.05). The marketing variable was insignificant (p>0.05). There was difference in control of behavior, attitude, subjective norm, marketing, perception and knowledge between employer of Pindad and the general public (p<0.05). There was difference in control of behavior, attitude, subjective norm, marketing, perception and knowledge between consumers that had an intention and those that did not have an intention. Conclusion: The better/higher of internalized control of behavior, attitudes,subjective norms, perceptions and knowledge of the higher intention of consumer utilization of oral health services at the Hospital Pindad. 2.) Marketing variables were not related to the utilization of consumer interest. 3.) There is a difference between the consumer and corporate interest in utilization Pindad with the general public. 4.) Control internalized behaviors, attitudes, subjective norms, marketing, perception and knowledge of consumers interested in better compared with consumers who did not have intention..

Kata Kunci : Kontrol perilaku yang dihayati, sikap, norma subyektif, pemasaran, persepsi pengetahuan dan minat utilisasi konsumen.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.