Pengaruh Koinduksi Anestesi Ketamin 0,4 mg/kgBB terhadap Hipotensi pada Induksi Anestesi dengan Propofol 2mg/kgBB
dr. Joko Purnomo, dr. Pandit Sarosa, Sp.An-K
2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSGeneral anestesi memerlukan obat-obat untuk induksi, salah satu obat pilihannya adalah propofol, karena selain onsetnya yang cepat juga menyebabkan relaksasi otot-otot jalan napas. Tetapi propofol juga bisa menyebabkan hipotensi, apalagi jika diberikan secara cepat(15 detik), sehingga memerlukan obat koinduksi untuk mencegah hipotensi tersebut. Ketamin adalah obat yang mempunyai efek simpatomimetik yang dapat menghambat terjadinya vasodilatasi dari propofol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis bahwa koinduksi ketamin 0,4mg/kgBB mencegah terjadinya hipotensi pada induksi propofol 2mg/kgBB dibanding tanpa koinduksi. Design penelitian yang digunakan adalah penelitian prospektif, randomized double blind yang akan dilakukan pada 139 orang pasien (ASA I atau II) yang menjalani operasi dengan anestesi umum. Pasien dilakukan randomisasi menjadi dua kelompok yang akan mendapatkan koinduksi anastesi ketamin 0,4mg/kgBB sebagai kelompok K, dengan jumlah subyek 70 pasien dan yang mendapatkan salin sebagai kelompok P, dengan jumlah subyek 70 pasien. Perubahan tekanan darah, heart rate, dan MAP pada kedua kelompok dibandingkan. Analisis data menggunakan t-test, dan p<0,05 dianggap mempunyai perbedaan bermakna.
Induction anesthesia requirement for General Anesthesia. One of the drug option in induction is propofol, because in addition to the rapid onset also causes relaxation of airway muscles. However, propofol also caused a hipotension, especially if given quickly (15 seconds). So that require medication coinduction to prevent these hemodynamic impairment. Ketamine is a drug that has sympathomimetic effects which can inhibit the vasodilation of propofol. The aim of this study is to test the hypothesis that coinduction with ketamine 0.4 mg / kg create a more stable hemodynamic on propofol 2mg/kg induction than without coinduction. A prospective randomized double blind study will be perfomed in 114 healthy patients (ASA I or II) undergoing general anesthesia. Patients were randomly allocated into two groups to recieve coinduction with ketamin 0.4mg/kg as group K with subject of 57 patients and saline as group P with subject of 57 patients.Haemodynamic change afther induction will be compare between the groups. The data analysis by t-test, and p<0,05 considered significantly different.
Kata Kunci : Induksi, koinduksi, hipotensi, propofol, ketamin.