PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA PADA IBU DALAM MENINGKATKAN DURASI MENYUSUI SAMPAI DENGAN 6 BULAN DI KOTA LANGSA
Yusria, dr. Siswanto Agus Wilopo, S.U., M.Sc., Sc.D.
2011 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat/KIALatar belakang: Kematian anak dikaitkan dengan kejadian malnutrisi. Di seluruh dunia diperkirakan hanya 34,8% bayi diberikan ASI eksklusif untuk 6 bulan pertama sedangkan di Indonesia pemberian ASI eksklusif dan kelanjutan menyusui sampai 2 tahun terjadi penurunan dari tahun 2002-2003 dan 2007 yaitu masing-masing dari 39,5% menjadi 32,4 dan 58,7% menjadi 50,3%. di Kota Langsa pemberian ASI berjumlah 22,9%. Faktor yang mempengaruhi keputusan ibu untuk tetap menyusui sampai 6 bulan diantaranya faktor sosial demografi dan psikososial. Dukungan sosial terhadap ibu menyusui adalah perilaku yang mendukung pemberian ASI dari orang lain didalam jaringan sosial yang dipercaya akan bermanfaat bagi dirinya Tujuan penelitian: Mengkaji pengaruh dukungan keluarga terhadap durasi menyusui dan faktor psikososial lainnya dalam upaya peningkatan keberhasilan ASI eksklusif di Kota Langsa Provinsi Aceh Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan cohort retrospective yang berlokasi di Kota Langsa. Variabel dalam penelitian ini yaitu: variabel terikat durasi menyusui secara eksklusif, variabel bebas dukungan keluarga dan variabel pengganggu meliputi kepercayaan diri/keyakinan menyusui, pengetahuan, pekerjaan dan pengalaman menyusui. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi mulai usia 6-12 bulan dan berdomisili di Kota Langsa. Sampel penelitian adalah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Perhitungan sampel menggunakan PASS 2008 dan sampel sebesar 230 orang. Pengambilan dengan cara multistage sampling bertahap dua dimodifikasi dengan purposive dan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitasnya dengan nilai koefesien reliabilitas alpha sebesar 0,683. Analisis data secara kuantitatif dengan analisis survival dengan Kaplan Meier, log rank dan cox propotional hazard model. Hasil: Analisis bivariabel diperoleh pengaruh yang bermakna antara dukungan keluarga, keyakinan diri untuk menyusui, pengetahuan, dan pekerjaan ibu terhadap durasi menyusui. Analisis cox propotional hazard model dengan menunjukkan ibu yang menerima dukungan rendah dari keluarga berisiko untuk berhenti menyusui 6 kali dibanding ibu yang menerima dukungan keluarga tinggi (HR=6,39;95%CI=4,17-9,82) Kesimpulan: Dukungan keluarga, keyakinan diri untuk menyusui, pengetahuan, dan pekerjaan ibu memiliki pengaruh bermakna terhadap durasi menyusui dan pengalaman menyusui tidak memiliki pengaruh bermakna pada durasi menyusui
Background: Around 35% of child mortality is associated to malnutrition. Globally, it is estimated that only 34.8% of infants are given exclusive breastfeeding in their first six months of life. Particularly in Indonesia, there was a decrease in both duration of exclusive breastfeeding and its follow-up till two years in which the earlier was from 39.5% in 2002-2003 to 32.4% in 2007 while the latter was from 58.7% to 50.3%. In Langsa Municipality, breastfeeding practice reaches only 22.9%. The factors affecting mother’s decision to continue breastfeeding until six months are among others, socio-demographic and psychosocial factors. Social support to breastfeeding mothers are breast-feeding behaviors that support from others within the social network that is believed to be beneficial. Objective: To analyze family support towards duration of breastfeeding and other psychosocial factors in the effort to improve the success of exclusive breastfeeding in Langsa Municipality of Aceh Province. Method: This study used a cohort retrospective study design, taking a location in Langsa Municipality. The variables in this study were duration of exclusive breastfeeding as dependent variable, family support as independent variable and self confidence in ability to breastfeed, knowledge, occupation, and breastfeeding experience as confounding variables. The population in this study was all mothers that had a baby aged 6-12 months and lived in Langsa Municipality and the sample was those who met inclusion and exclusion criteria. Sample counting used PASS 2008 and the sample size was 230 persons taken using multistage sampling, modified with purposive and simple random sampling. Data were collected using a questioner which had been tested its validity and reliability. In addition, quantitative data were analyzed with survival analysis using Kaplan Meier, log rank and Cox proportional hazard model. Result: The bivariate analysis showed a significant effect between family support, self confidence in ability to breastfeed, knowledge, and mother’s occupation and duration of breastfeeding. Cox proportional hazard model showed that mothers who received low family support from a risk family were likely to discontinue breastfeeding 6 times greater than those who received high family support (HR=6,39;95%CI=4,17-9,82) Conclusion: Family support, self confidence in ability to breastfeed, knowledge, and mother’s occupation had a significant effect to duration of breastfeeding but breastfeeding experience did not.
Kata Kunci : Durasi menyusui, dukungan keluarga, penyapihan dini.