Laporkan Masalah

ANALISIS PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK LAHAN EKS KANTOR DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BANTUL

Armina Sukendar, Dra. Wahyu Hidayati, M.Si.

2011 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian penggunaan tertinggi dan terbaik terhadap lahan milik Pemerintah Kabupaten Bantul di Jalan Bantul Km. 9,5 Sewon, dilakukan dengan cara analisis produktifitas properti dalam aspek legal, aspek fisik dan lokasi dengan rating grid sehingga di peroleh usulan penggunaan yang memungkinkan dengan metode wawancara terstruktur dan tertutup. Analisis selanjutnya adalah analisis pasar dengan observasi properti sejenis yang ada di sekitar Kecamatan Sewon dan Kecamatan Bantul, serta analisis kelayakan keuangan untuk setiap usulan penggunaan. Data penelitian yang akan di analisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data pendapatan, sewa dan pengeluaran yang di ajukan sebagai alternatif penggunaan, diperoleh dengan bentuk observasi properti sejenis, sedangkan data fisik yang meliputi luas lahan, bentuk lahan, lingkungan sekitar dan lain - lain di peroleh melalui observasi langsung. Data sekunder di peroleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi - instansi pemerintah di Bantul serta dari situs resmi Bank Indonesia dan dari situs damodaran.com. Hasil analisis menyimpulkan tiga usulan penggunaan lahan yang layak dan memungkinkan yaitu penggunaan lapangan futsal, indekos dan rumah makan. Net Present Value (NPV) untuk tiap usulan di dapat bahwa usulan indekos bernilai negatif, dengan demikian hanya usulan lapangan futsal dan rumah makan yang dilanjutkan untuk analisis rasio keuangan tambahan. Berdasarkan indikator kelayakan keuangan berikutnya dengan Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), dan Benefit Cost Ratio (BCR), maka penggunaan lapangan futsal diindikasikan lebih baik di banding dengan penggunaan rumah makan ehingga disimpulkan bahwa usulan penggunaan lapangan futsal merupakan penggunaan tertinggi dan terbaik.

The highest and best use of research on land belonging to the Bantul Street Regency at 9,5 th Km. Sewon, done by analyzing the productivity of the property in the legal aspect, physical aspect and location of the rating grid so that the proposed use of the lets get with structured and closed interview method. Further analysis is the analysis of the market with their observations of similar properties in the surrounding Sewon District and Bantul District, and financial feasibility analysis for each proposed use. The research data in the analysis will consist of primary and secondary data. Primary data includes data revenue, rent and expenses at proposed as an alternative to the use of, obtained by observation of similar properties, while the physical data covering land area, land form, environment and others - another was obtained through direct observation. Secondary data obtained from Central Data of Statistics and institutions - government agencies in Bantul and from the official website of Bank Indonesia and the site damodaran.com. The result of the analysis concluded the three proposed land use appropriate and allows the use of futsal property, homestay and restaurant. Net Present value (NPV) for each proposal in that the proposed outhouse is negative, thus the only proposal futsal property dan Restaurant which was continued for additional finance ratio analysis. Based on indicators of financial viability subsequent to the Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), and Benefit Cost Ratio (BCR), then the use of futsal field indicated better with the use of restaurant that concluded that the proposed use of the futsal field is the highest and best use.

Kata Kunci : Penggunaan Tertinggi dan Terbaik, Analisis Produktifitas, Analisis Kelayakan Keuangan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.