Laporkan Masalah

SELF-REGULATED LEARNING DITINJAU DARI SISTEM PENDIDIKAN SEKOLAH DAN SISTEM PENDIDIKAN HOMESCHOOLING

Baiq Shofa Ilhami, S.Pd.I., Prof. Dr. Saifuddin Azwar

2011 | Tesis | S2 Psikologi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan Belajar Berdasarkan Regulasi Diri pada siswa sekolah dan homeschooling dengan mengontrol tingkat inteligensi. Sebanyak 64 orang siswa SMA dipilih untuk menjadi subyek penelitian, 32 siswa dari sistem sekolah dan 32 siswa dari sistem homeschooling. Seluruh subjek diberikan tes inteligensi terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan skala Belajar Berdasarkan Regulasi Diri. Pengukuran skala menggunakan 4 jawaban dengan skor antara 1 (sangat tidak sesuai) sampai 4 (sangat sesuai). Analisis data menggunakan analisis kovarian Hasil penelitian menunjukkan kemampuan BBRD antara siswa homeschooling dan sekolah tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan meskipun setelah mengontrol tingkat inteligensi. Meskipun demikian, kemampuan BBRD siswa pada kedua sistem pendidikan berada diatas rata-rata.

The aim of this study was to determine the differences of Self-Regulated Learning skills between school and homeschooling students through controlling the intelligence. The participants were 64 senior high school students, 32 students from school system and 32 students from homeschooling system. All of them got intellectual assessment and Self-Regulated Learning scale. The scale used 4 answers ranging from 1 (strongly inappropriate) to 4 (strongly appropriate). The data was analyzed by using covariant analysis. The results showed that no difference Self-Regulated Learning skills between the school and homeschooling students although after controlling their intelligence, and the mean scores of both education systems were in high average.

Kata Kunci : belajar berdasarkan regulasi diri, regulasi diri, dan sekolah rumah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.