Laporkan Masalah

ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HUKUM DALAM PEMBUKTIAN ORISINALITAS SENGKETA HAK CIPTA LOGO ”NATASHA” (Studi Kasus Putusan Sengketa Seni Logo Natasha No.02/HAKI/C/2009/PN.SMG)

Indri Rosmita Ayu Dani, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S.

2011 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum yang digunakan Hakim dalam pembuktian orisinalitas Hak Cipta seni logo “Natasha” dan untuk mengetahui bagaimana penerapan hukum yang digunakan Hakim dalam memutus perkara ini sesuai dengan asas hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Penelitian ini bersifat yuridis empiris yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer. Selanjutnya untuk menunjang dan melengkapi data primer maka juga dilakukan penelitian yang bersifat yuridis normatif, yaitu penelitian dengan mendasarkan pada penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder. Penelitian lapangan dilaksanakan dengan melakukan survei ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang untuk mencari data berupa putusan pengadilan dan informasi yang berkaitan dengan masalah penelitian, sehingga diperoleh kejelasan yang objektif, sedangkan alat yang digunakan dalam penelitian lapangan ini adalah putusan hakim dan pedoman wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa dalam kasus sengketa logo “ NATASHA” ini, Hakim memutus perkara dengan melihat adanya persamaan bentuk fisik dari kedua logo milik Penggugat dan Tergugat. Hakim berpendapat bahwa perbedaannya hanya terletak pada adanya tulisan “NATASHA” dan komposisi pewarnaannya, sementara bentuk dasarnya adalah sama persis, yakni merupakan tampilan dari wajah seseorang wanita yang digambar sedemikian rupa dalam bentuk violet. Pertimbangan hakim yang dikemukakan didalam kasus diatas secara keseluruhan menurut hemat penulis dibuat mendasarkan pada penggunaan asas persamaan pada pokoknya, dimana asas ini sebenarnya lebih tepat jika digunakan dalam sengketa Merek, bukan pada Hak Cipta. Dalam hal ini menurut penulis, dengan adanya logo yang merupakan bagian dari sebuah gambar diatur dengan dua ketentuan baik didalam Undang-undang Hak Cipta maupun Undang-undang Merek, maka kasus sengketa seni logo “Natasha” ini merupakan persinggungan antara Hak Cipta dan Merek sehingga kurang tepat apabila Hakim menggunakan asas tersebut dalam mengukur orisinalitas pencipta seni logo Natasha ini. Namun disisi lain, analogi yang digunakan oleh Hakim tersebut telah menciptakan suatu penemuan hukum dalam kasus Hak Kekayaan Intelektual terutama pada kasus sengketa logo “NATASHA” ini, karena pada dasarnya kebijakan Hak Kekayaan Intelektual baik berupa peraturan dibidang Hak Cipta ataupun Merek memiliki prinsip yang sama yaitu menekankan pada orisinalitas karya intelektual seseorang.

The purpose of this research is to know the application of the law which used by the judges to verify the originality of \"Natasha\" art logo copyright and to find out how the law enforcement that is used by the judges to decide this case in accordance with the principles of law and all the applicable regulations.This research has empirical juridicial characteristic that is legally based on the research field to obtain primary data. Moreover to support and complete primary data, normayif juridical research is used, that is a research to get secondary data. Field research is carried out by conducting a survey to the Court of Commerce in Semarang District Court to search for data in the form of court rulings and information related to research, so that objective clarity can be gained, while the tools used in the research field is the ruling of the judge and the guidelines of the interview. The research results obtained showed that in case of dispute of the logo \"NATASHA\", the judge cut off the case by looking at the physical form of the equations of both logo belongs to the plaintiff and the defendants. The judge held that the difference only lies in the existence of \"NATASHA\" and the composition of the colours, while the basic form is exactly the same,it is the view of a woman face drawn in such a way in the form of violet. The writers think that the Judge consideration uttered above is made based on principle of equality, where the principle is actually more appropriate ifis it used in a dispute over the brand, not in copyright. In this case it according to the writers, with a logo that is part of an image set with two provisions either in the Copyright laws or Trademark laws, the case of dispute the art logo \"Natasha\" was a critical interface between copyright and trademark so that it is less precise when the Judges use the principles in measuring originality creator art logo Natasha. But on the other hand, the analogy used by Judges has created a discovery of the law in the case of intellectual property especially in case of dispute of the logo \"NATASHA\", because basically the policy of Intellectual Property Rights in the form of regulation in the field of Copyright or Trademark has the same principle that emphasizes the originality of one's intellectual work.

Kata Kunci : Pertimbangan Hukum, Sengketa Hak Cipta, Logo.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.