HUBUNGAN ANTARA GAYA KELEKATAN, PERAN JENIS DAN PRESTASI AKADEMIK DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA AWAL
Ismatul Izzah, Prof. Dr. Sartini Nuryoto
2011 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara gaya kelekatan, peran jenis, dan prestasi akademik dengan harga diri pada remaja awal, yakni siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 154 siswa Sekolah Menengah Pertama di wilayah kota Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah remaja berusia 12 sampai 15 tahun, laki-laki dan perempuan, masih mempunyai orangtua lengkap dan tinggal bersama orangtua. Pengambilan sampel dalam penelitan ini menggunakan tekhnik purposive sampling. Pada penelitian ini peneliti menggunakan alat ukur jenis skala dan dokumentasi. Skala yang digunakan untuk mengukur harga diri, gaya kelekatan dan peran jenis adalah skala harga diri, skala kelekatan terhadap orangtua, dan skala peran jenis, sedangkan data prestasi akademik dikumpulkan dari nilai rapor. Data diuji dengan menggunakan analisis regresi ganda, korelasi parsial, dan analisis varian 1- jalur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) gaya kelekatan, peran jenis dan prestasi akademik secara bersama-sama dapat menjadi prediktor yang signifikan bagi variabel harga diri. (2) terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kelekatan dan peran jenis dengan harga diri, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi akademik dengan harga diri. (3) subjek dengan gaya kelekatan aman memiliki harga diri yang lebih tinggi dibandingkan subjek dengan gaya kelekatan tidak aman, dan subjek dengan peran jenis androgini memiliki harga diri yang lebih tinggi dibandingkan subjek dengan peran jenis maskulin, feminin, dan tak tergolongkan.
The purpose of this study examined the relationship between attachment style, sex role and academic achievement with self esteem in early adolescence, that were Junior High School student. The sample consisted of 154 adolescents. They were Junior High School students at City of Yogyakarta. They were 12-15 years old, male and female, lived with their parents and had complete parents. Method of sampling in this study was cluster and purposive sampling. Instrument used in this study were scale and documentation. The scale used to measure self esteem, attachment style and sex role were self esteem scale, attachment to parents scale, and sex role scale. Academic school record was used to gain data about academic achievement. In this study, data ware analyzed using multiple regression, partial correlation and one way anova. The result showed that: (1) attachment style, sex role and academic achievement were significant predictors of early adolescents self esteem. Attachment style is the most important variable that influences to self esteem, followed by sex role and academic achievement. (2) there was significant correlation between attachment style and sex role with self esteem, and there was no correlation between academic achievement with self esteem. (3) subject who had secure attachment style gained higher self esteem than subject who had insecure attachment style, and subject who had androgyny sex role gained higher self esteem than subject who had masculine, feminine and undifferentiated sex role.
Kata Kunci : Harga diri, Gaya kelekatan, Peran jenis, Prestasi akademik, Remaja awal