EVALUASI PENGELOLAAN PESANGGRAHAN AMBARRUKMA
Dewi Puspito Rini, Dr. Daud Aris Tanudirjo, M.A.
2011 | Tesis | S2 ArkeologiPenelitian tentang evaluasi pengelolaan Pesanggrahan Ambarrukma yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana pengelolaan sumberdaya arkeologi Pesanggrahan Ambarrukma, berdasarkan pada prosedur pengelolaan sumberdaya arkeologi yang baik. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, terdapat konflik kepentingan antara masyarakat, pemilik, dan pemerintah terkait dengan pengelolaan sumberdaya arkeologi Pesanggrahan Ambarrukma. Melalui evaluasi ini diharapkan akan dapat diketahui keberhasilan dan kelemahan pengelolaan di masa lampau, dalam rangka memperbaiki dan menyusun tata cara pengelolaan yang baik. Aspek-aspek yang ingin diketahui antara lain adalah unsur-unsur pengelolaan yang kurang tepat, pihak-pihak pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan, dan mekanisme pengelolaan yang pernah diberlakukan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menyusun atau merumuskan strategi yang lebih baik untuk pengelolaan Pesanggrahan Ambarrukma secara khusus, dan bangunan cagar budaya lainnya secara umum di masa mendatang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cara penelitian kualitatif evaluatif, dengan jenis data memakai data primer dan sekunder. Sumber data diperoleh dari kegiatan observasi, wawancara, pemanfaatan sumber-sumber pustaka, serta browsing di internet. Dari data yang terkumpul diharapkan akan diperoleh gambaran mengenai kesesuaian kegiatan pengelolaan di Pesanggrahan Ambarrukma, yang akan digunakan sebagai dasar pijakan untuk mengevaluasi pengelolaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian butir-butir tolok ukur pengelolaan sumberdaya arkeologi telah terpenuhi, namun pelaksanaannya tidak dilakukan dengan prosedur yang benar dan kualitasnya pun masih belum memadai. Karena itu, dapat dikatakan, secara umum pengelolaan cagar budaya Pesanggrahan Ambarrukma belum dilakukan dengan baik sesuai dengan kaidah-kaidah yang baku.
This research is aimed to evaluate the management of Pesanggrahan Ambarrukma as archaeological resource. Pesanggrahan Ambarrukma is located in Special District of Yogyakarta. This evaluation is carried out due to the fact that there has been a conflict of interest between the public, government, and owner of the resource. This evaluation is expected to reveal management aspects that have and have not been accomplished. In particular, this research is intended to identify improper management aspects, stakeholders involvement, and the management procedure applied to the archaeological resource. The result will be used as a baseline for formulating a better strategy for the future management of Pesanggrahan Ambarrukma in particular, and other cultural heritage in general. This research was conducted by applying qualitative-evaluation method based on primary data and secondary data analysis. The data are obtained from observation, interviews, library research, as well as browsing from the internet. From the collected data, a parameter to evaluate the management of Pesanggrahan Ambarrukma as archaeological resource can be formulated. This parameter was then used to assess the applied management and provide an overview of the suitability of the management in concern. The result shows that some requirements in archaeological resource management standards have been met, but in doing so the procedure is incorrect and the quality of the undertaking is still inadequate. Therefore, it can be said, generally the management of cultural heritage at Pesanggrahan Ambarrukma has not been done properly in accordance with standard rules of CRM.
Kata Kunci : Evaluasi, Pengelolaan, Pesanggrahan Ambarrukma, Yogyakarta, Sumberdaya Arkeologi