TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEBIJAKAN PERIZINAN PENANAMAN MODAL ASING DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Anggoro Nirbito, SH, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S.
2011 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian yang dirubah ke dalam karya tulis berupa tesis ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan-kebijakan perizinan pada penanaman modal asing dapat diterapkan dengan semestinya dan berjalan dengan lancar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perolehan data yang digunakan dalam penulisan ini diperoleh dari data tertiulis berupa buku, jurnal dan literatur lain yang relevan serta ditunjang dengan hasil wawancara dengan nara sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman modal Asing yang masuk ke Indonesia masih mengalami banyak hambatan, Hambatan tersebut meliputi kebijakan perizinan investasi yang berubah-ubah sehingga mengakibatkan proses birokrasi perizinan yang berbelit-belit dan memakan waktu yang relatif lama. Bukan itu saja, kebijakan yang ada sekarang belum dapat diterapkan dengan efektif karena ada beberapa alasan. Alasan itu diantaranya adalah: kewenagan dari instansi pemerintah pusat maupun daerah yang saling tarik-menarik, kesiapan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan proses perizinan penanaman modal masih belum memenuhi standar kualifikasi, dan lokasi obyek investasi yang terbatas karena masih diakuinya tanah keraton Yogyakarta. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dirubah ke dalam bentuk tesis ini menunjukkan bahwa, masih terdapat banyak kekurang mengenai kebijakan perizinan investasi yang telah diterapkan saat ini sehingga belum menunjukkan hasil yang maksimal.
The research was into the work of this thesis aims to find out how the licensing policies on foreign capital investment can be applied properly and running smoothly in the Yogyakarta special region. Acquisition of the data used in the writing of this data is written in the form of books, journals and other relevant literature as well as supported by the results of the interviews with resource. The results showed that Foreign capital investment coming into Indonesia still encountered many obstacles, Barriers include licensing policies vary so that investment resulted in a convoluted bureaucratic licensing process and take a relatively long time. Not that alone, the current policy can be applied with effective yet because there are a few reasons. The reason that among them are: the authority of the Central Government agencies as well as areas of mutual attraction, the readiness of the Government in organizing the process of licensing investing still not meet the standards of qualification, and the location of the object of the investment is still limited due to the use of the land of Yogyakarta Kingdom. The conclusion of the results of the research that was changed into the shape of this thesis shows that there are many shortcomings, still regarding the licensing of investment policy has been applied at this time so that not to show the maximum results.
Kata Kunci : penanaman modal asing di DIY masih mengalami hambatan