Laporkan Masalah

KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENUMBUHKAN DEMOKRASI DESA (Studi Kasus di Desa Cassa Bauc, Sub. Distrik Tilomar Distrik Covalima Timor Leste)

Francisco Soares, Dr. Erwan Agus Purwanto, MA

2011 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan

Desa merupakan organisasi pemerintahan yang paling rendah, sehingga setiap program pemerintah yang diimplementasikan oleh jajaran pemerintahan di bawahnya akan berakhir di desa, yang pada gilirannya akan dilaporkan untuk dipertanggungjawabkan kembali kepada jajaran pemerintahan di atasnya. Dalam konteks demokrasi, desa kini menjadi sebuah arena pertarungan politik yang tidak hanya melibatkan warga desa menjelang pemilihan kepala desa, tetapi juga melibatkan anggota Lembaga Pemerintahan Desa. Hal ini yang mendorong dibutuhkannya seorang pemimpin kepala desa yang mampu mengelola demokrasi desa secara lebih baik agar masyarakat dapat berpartisipasi bermakna dalam proses politik berbasis masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala desa dalam menumbuhkan tradisi demokrasi tingkat desa, kualitas kepemimpinan kepala desa yang mendorong tumbuh-nya demokrasi pada tingkat desa, proses demokratisasi berlangsung pada tingkat desa di bawah kepemimpinan kepala desa dan seperti apa suasana demokratisasi pada tingkat desa di bawah kepemimpinan kepala desa. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif, dengan mengambil lokasi penelitian di Desa Casa Bauc, Sub. Distrik Tilomar, Distrik Covalima, Timor Leste. Data untuk penelitian ini adalah data primer dan sekunder, yang diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala desa Cassa Bauc bersifat demokratis namun tidak secara utuh karena terdapat praktek otoritarian dalam pemilihan dewan desa, aparat desa ditunjuk secara langsung oleh kepala desa. Kepala desa dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat, kepala desa senantiasa melibatkan unsur-unsur masyarakat, dan perangkat desa di bawahnya dalam mengambil kebijakan, warga desa terlibat aktif dalam proses demokrasi di desa, baik bersifat lokal, maupun nasional, warga terpenuhi hak-hak politik, dan hak mengemukakan pendapatnya di depan umum, hambatannya adalah adanya kesalahpahaman dari sebagian anggota masyarakat terhadap dana hasil lomba desa dari pemerintah.

The village is the lowest governmental organization, so that every government programs which are implemented by the lower government rank will end up in it, and in return, it also will be reported to be accounted for government rank in top of it. In the context of democracy, the village has now become an arena of political struggle that does not only involve the villagers in the selection of village chief, but also involves members of the Village Government Institutions. This condition that encourage the need of a leader, the village chief who is able to manage the better of village democracy so that the society can participate significantly in the political process based on the local community. This research aims to determine the role of the village chief in growing the democracy tradition, the village chief’s quality that encourage the growing of democracy, the process of democratization at village level, and how is the democracy atmosphere at village level under the leadership of the village chief. This research use the descriptive qualitative method, the research took place at Desa Casa Bauc, Sub. Distrik Tilomar, Distrik Covalima, Timor Leste. There are two kinds of data, primary and secondary data which is obtained through observation, interview, and documentation technique. The data analysis technique was done in three steps, which are: data reduction, data display and the conclusion. The results of the research indicate that the leadership of village chief is democratic but do not intact because there are practices authoritarian in village council election, government officer of village showed directly by village head. The village chief is chosen by the people of the village through direct election mechanism. The village chief always involves the elements of society and the village devices under his leadership in making policy. The societies are actively involved in democratic process in village, both locally or nationally. The citizen political rights and rights to express ideas in public are fulfilled. The obstacle is the misunderstanding from some members of society about the government fund, result of the village contest.

Kata Kunci : Demokratis, Kepemimpinan Kepala Desa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.