PERSEPSI TENTANG DANA BERGULIR, ETOS KERJA DAN PENGELOLAAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF (Studi Tentang Anggota Kelompok Penerima PNPM-MP Di Desa Bangunsari Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal)
NUR HAYATI, Prof. Dr. Phil. Janianton Damanik, M.Si.
2011 | Tesis | S2 Sosiologi minat Kebijakan dan Kesejahteraan SosialBanyak sekali program pemberdayaan untuk mengatasi kemiskinan yang muncul belakangan ini. Salah satu program yang sampai saat ini masih berjalan adalah program PNPM-MP yang muncul sejak Tahun 2007. Dalam perkembangannya program ini telah mengalami kesuksesan maupun kegagalan. Asumsinya adalah berhasil atau tidaknya program salah satunya disebabkan oleh adalah tindakan yang dilakukan oleh pelaku atau penerima dana itu sendiri. Bagaimana mereka memandang dana bergulir UEP PNPM-MP. Oleh karena itu, yang mengetahui berhasil atau tidaknya program adalah pelaku (anggota kelompok penerima dana) itu sendiri. Penelitian ini difokuskan pada persepsi anggota kelompok penerima tentang dana bergulir usaha ekonomi produktif PNPM-MP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan dan penilaian anggota kelompok penerima tentang bantuan dana bergulir UEP PNPM-MP; Etos kerja anggota kelompok penerima bantuan berkaitan dengan semangat, hidup hemat, konsistensi penggunaan dana, mengutamakan hasil, tanggung jawab, disiplin; dan strategi dan pengelolaan dana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Alasan mengambil penelitian di Desa Bangunsari ini karena tingkat keberhasilan dalam pengembalian dana cukup tinggi dibanding dengan kelompok peminjam di desa lain yang tergabung dalam peminjam UPK Kecamatan. Informan dalam penelitian ini adalah anggota kelompok penerima dana bergulir. Dalam pengambilan informan menggunakan teknik purposive (tujuan) dan informannya sebanyak 17 orang. Penelitian ini mengumpulkan data dengan tiga cara yaitu: observasi, wawancara mendalam ( in-deep interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata anggota kelompok penerima dana bergulir UEP PNPM-MP mempersepsikan dana bergulir tersebut sebagai dana yang dipinjamkan oleh Pemerintah. Karena bentuknya pinjaman, maka mereka mempertanggung jawabkan dana tersebut dengan baik yaitu dengan cara menggunakan dana untuk menjalankan usaha serta mengembalikan dana secara disiplin. Hal ini menjawab berbagai asumsi tentang kegagalan program disebabakan oleh persepsi penerima yang mengaggap bahwa dana PNPM-MP ini sebagai dana bantuan murni artinya dana tersebut diberikan secara cuma-cuma. Persepsi anggota kelompok penerima dana ini mengakibatkan etos kerja mereka ini menjadi baik. Etos kerja mereka ini ditunjukkan dengan munculnya semangat, konsisten, pola hidup hemat dan disiplin dan tepat waktu dalam mengembalikan dana bergulir. Terdapat beberapa alasan mengapa anggota kelompok penerima dana bersikap disiplin dan tepat waktu dalam mengembalikan pinjaman, karena patuh terhadap peraturan yang sudah ditetapkan, kesadaran dalam diri mereka sendiri, takut tidak dipinjami kembali, adanya tanggung jawab, dan malu kepada tetangga dan anggota lain jika telat atau macet mengangsur. Namun, etos kerja mereka masih belum didukung sikap professional dalam pengelolaan usaha mereka. Ini dibuktikan dengan, meskipun dana dimanfaatkan dengan baik yaitu untuk kegiatan usaha ekonomi produktif, namun dalam pengelolaan dana dalam hal kalkulasi keuntungan dan membentuk tabungan mereka kurang mampu melakukannya. Hal ini disebabkan oleh pemahaman dan pendidikan yang mereka miliki.
Numerous empowerment programs for poverty alleviation have currently been carried out. One of which is PNPM-MP launched in 2007. During its implementation, the program has faced both success and failure which among others is caused by how the actors or the beneficiaries of the fund behave towards the fund in terms of how they perceive the UEP PNPM-MP revolving fund. Therefore, those who know well whether or not the program succeed are the actors (members of the fund beneficiary groups) themselves. The study focuses on the group members’ perception towards the revolving fund for PNPM-MP productive economic business. The study is aimed at analyzing the knowledge and assessment by the group members towards the fund; working ethos of the beneficiaries regarding their spirit, economical lifestyle, consistent fund spending, result orientation, responsibility, discipline; and fund strategy and management. The study uses qualitative method and was conducted in Bangunsari Village on the reason that the village has performed better that the other villages as members of sub-district UPK borrowers in terms of loan payback. Selected with purposive technique, 17 members of the revolving fund beneficiary group become the informants for the study. Meanwhile, the study collects data by observation, indepth interviews and documentation. The finding of the study suggests that the beneficiary group’s members of UEP PNPM-MP revolving fund perceive the fund as loan disbursed by the Government. Therefore, they willingly assume responsibility for using the fund to develop their business and regularly paying back the loan. The afore-mentioned fact refutes the common assumptions that the PNPM-MP fund is the true grant given for free. The members’ perception has lead to better working ethos revealed with their growing spirit, consistency, economical lifestyle and punctuality in paying back the loan. Their punctual and disciplined loan payback is among others driven by their obedience towards agreed regulation, their own awareness, and worry for no loan renewal, sense of responsibility and feeling of embarrassment for late or troubled loan installment. Their working ethos, however, has not been supported by professionalism in managing their business. In fact, despite proper spending of the fund for productive economic business, they lack capability in calculating profit and saving due to their insufficient knowledge and education.
Kata Kunci : Program Dana Bergulir, Persepsi, Etos Kerja, dan Pengelolaan Usaha Ekonomi Produktif PNPM-MP