Laporkan Masalah

ALASAN PENOLAKAN RATIFIKASI PERJANJIAN KERJASAMA PERTAHANAN INDONESIA SINGAPURA DITINJAU DARI PANDANGAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA DPR RI

Abdurrahman Alfaqiih, Drs. Muhadi Sugiono, MA.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Tujuan dari penulisan tesis ini adalah untuk mengetahui alasan penolakan DPR RI menolak ratifikasi Perjanjian Kerjasama Pertahanan (DCA) Indonesia- Singapura berdasarkan pandangan politik luar negeri Indonesia DPR RI. Tesis ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dan objek dari penelitian ini adalah pandangan DPR RI tentang politik Luar Negeri Indonesia dan alasan penolakan DPR RI meratifikasi perjanjian kerjasama pertahanan (DCA) Indonesia-Singapura, oleh karenanya, para anggota DPR RI khususnya Komisi I (masa Jabatan atau Periode 2004-2009) akan menjadi subjek dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan sumber data yang meliputi data primer dan sekunder. Secara teknis, untuk data primer akan dilakukan wawancara terhadap anggota DPR RI yang berkompeten dengan kajian penelitian ini, yaitu khususnya Komisi I DPR RI, dan dokumen-dokumen hasil rekap persidangan komisi I yang membahas DCA seperti laporan singkat persidangan. Untuk data sekunder akan merujuk pada buku-buku, jurnal ilmiyah, artikel, majalah, koran dan media online yang sangat erat kaitannya dengan pembahasan penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan beberapa hal, pertama: DPR RI mempunyai fungsi dan peran yang signifikan dalam perjanjian kerjasama internasional. Fungsi dan peran tersebut terletak pada proses pengawasan dan ratifikasi. Kedua: Ada tiga hal penting yang mendorong DPR RI menolak ratifikasi perjanjian kerjasama pertahanan (DCA) Indonesia-Singapura yang dinilai sangat bertentangan dengan norma bangsa Indonesia, yaitu: Kedaulatan Bangsa, Keamanan Negara, dan Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan.

This research aims to know the reason of Indonesian parliament to reject the ratification of the Defense Cooperation Agreement (DCA) Indonesia- Singapore based on the concept of Indonesia foreign policy. This research is a type of field research and the object of this research is the view of Indonesian parliament on Indonesia Foreign Policy and the reason of Indonesian parliament to reject the ratification of the Defense Cooperation Agreement (DCA) Indonesia-Singapore, therefore, the members of Indonesian parliament, particularly the Commission I (Period 2004 -- 2009) will be the subject in this research. This research used data source that includes primary and secondary data. Technically, for the primary data will be made to interview the members of Indonesian parliament, particularly the Commission I, and the Recap documents results of a commission I in accordance with DCA discussion. For secondary data will be referred to the books, journals, articles, magazines, newspapers and online media which is very closely related to the discussion of this research. The data obtained from the research are analyzed in descriptive analytical. This thesis can conclude that; firstly: the Indonesian parliament have a function and a significant role in international cooperation agreements which its function and role are located in the supervision and ratification process. Secondly: There are three important things which encourage the Indonesian parliament to reject the ratification of Defense Cooperation Agreement (DCA) Indonesia- Singapore which is considered to be very incompatible with the norms of the nation of Indonesia, namely: The sovereignty, the State Security and People's Welfare and the Environment.

Kata Kunci : DPR RI, Alasan Penolakan, Ratifikasi, Perjanjian Kerjasama Pertahanan Indonesia- Singapura, dan Politik Luar Negeri Indonesia.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.