APLIKASI METODE L-MOMENT UNTUK ANALISIS BANJIR REGIONAL DI WILAYAH SUNGAI BATANGHARI PROVINSI JAMBI
Siti Umi Kalsum,ST, Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D.
2011 | Tesis | S2 Teknik SipilAnalisis hidrologi merupakan salah satu analisis untuk menghasilkan suatu besaran rancangan yang menunjang desain bangunan air. Dalam memperkirakan frekuensi atau kala ulang dari debit ekstrim di Wilayah Sungai Batanghari Provinsi Jambi menemui kesulitan yaitu kekurangan dan ketidakseragaman data dari masing-masing stasiun pengukur debit. Hal ini dapat diatasi dengan analisis frekuensi regional seperti metode L-Moment. L-Moment dapat ditentukan dengan kombinasi-kombinasi linier statistik. Kelebihan penggunaan L-Moment dari metode moment kovensional adalah karena dapat mengidentifikasi lebih banyak distribusi dengan tidak dibatasi oleh ukuran sampel, selain itu L-Moment sangat objektif dalam proses pemilihan distribusi. Metode L-Moment diterapkan di 18 DAS terpilih di Wilayah Sungai Batanghari Provinsi Jambi. Analisis L-Moment dari parameter L-Moment ï¬1,ï¬2, ï¬3,ï¬4, rasio L-Moment ï´2, ï´3, ï´4 dan diagram L-Moment. Dari diagram ini dapat ditentukan jenis distribusi yang akan digunakan untuk persamaan frekuensi regional. Analisis frekuensi regional dalam metode L-Moment terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu: uji discordan (Di), uji heterogenitas (H), persamaan frekuensi regional dengan melakukan normalisasi distribusi frekuensi regional,seleksi distribusi dengan menggunakan goodness-of-fit. Selanjutnya dilakukan perbandingan Qat site dengan QT regional. Berdasarkan analisis perbandingan ini dilakukan uji model dengan menggunakan DAS tak terukur yang tidak digunakan dalam pengembangan RFFA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ploting diagram L-Moment dan uji goodness of fit , Z Dist statistik distribusi GLO yang terbaik untuk wilayah studi. Penyimpangan kesalahan relatif rata-rata pada QT at-site terhadap QT regional adalah over estimated . Uji model dengan DAS tak terukur menunjukkan bahwa RFFA dapat digunakan untuk prediksi banjir di DAS tak terukur dengan hasil yang relatif teliti.
Information on flood magnitudes and their frequencies are needed for design of hydraulic structures. Regional flood frequency analysis solve the problem of estimating the extreme flood events in Batanghari River Basin for catchments having short data records or ungauged catchments,such as L-moment method which are linear combination of order statistics. The main advantage of Lmoments over conventional moments is that they suffer less from the effect of sampling variability. It is more robust to outliers and virtually unbiased for small samples. L-Moment method is applied at 18 selected watershed of Batanghari River in Jambi Province and outlier tests. The regional flood frequency analysis using L-moments consists of four steps (1) screening the data using the discordancy measure Di,(2) homogeneity testing using the heterogeneity measure H; (3) regional frequency equations by performing normalization of the regional frequency distribution and (4) distribution selection using the goodness-of-fit measure Z. RFFA is then tested at two ungauged catchment which are not included in the regional model development. The results showed that based on the L-moments ratios diagram and the goodness-of-fit measure as well as Z dist statistic criteria GLO distribution has been identified as the robust distribution for the study area. Relative average error in QT regional to in general QT at-site are overestimated compared to QT calculate based in regional analysis. Testing at two ungauged catchments indicate that RFFA is a realible tool for flood prediction at ungauged catchments.
Kata Kunci : L-Moment, banjir regional, Wilayah Sungai Batanghari Provinsi Jambi