Laporkan Masalah

Identifikasi Tanaman Transgenik pada Tomat (Solanum lycopersicum L.) dan Jagung (Zea mays L.) dengan Amplifikasi Promoter 35S CaMV Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)

JOVILA OTTY UGHUDE, S. Si, Dr. rer.nat. Adhitasari S., S.Si., M.Si.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kimia

Produk tomat dan jagung transgenik tidak dapat dibedakan dengan tanaman non-transgenik. Oleh karena itu, perlu dikembangkan metode untuk mengidentifikasi tomat dan jagung transgenik ini. Salah satu metode yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah dengan mengidentifikasi fragmen promoter 35S CaMV menggunakan Polymerase Chain Reaction ( PCR ), karena kebanyakan tanaman transgenik menggunakan promoter ini untuk mengekspresikan kepentingan gen. Pada metode PCR, kemurnian fragmen DNA memainkan peran penting untuk mendapatkan hasil yang baik. Ekstraksi DNA umumnya dilakukan menggunakan metode kit PureLink TM Plant Total DNA Purification Kit. Hasil ekstraksi dan pemurnian DNA menunjukkan bahwa, dari tomat A, B dan C diperoleh 0,11 %(b/b), 0,12 %(b/b) dan 0,17 %(b/b) DNA dengan tingkat kemurnian masing-masing 1,79, 1,75 dan 1,74. Dalam DNA yang diperoleh dari jagung A, B dan C adalah 0,41 %(b/b), 0,42 %(b/b) dan 0,43 %(b/b) dengan tingkat kemurnian 1,76, 1,74 dan 1,77 masing-masing. Visualisasi hasil amplifikasi 35S CaMV dengan suhu penempelan 55 º C dan jumlah cetakan 300 ng menunjukkan intensitas fragmen tinggi untuk tomat B dan jagung B, sedangkan tidak ada produk amplifikasi untuk tomat A, tomat C, jagung A dan jagung C. Hal ini dapat dinyatakan bahwa tomat B dan jagung B berisi promoter 35S CaMV.

The product of tomato and maize transgenic is necessary to be distinguished from non-transgenic plants. Therefore, it is need to develope a method for identifying these tomato and maize transgenic. One of the methods that was developed in this work was, by identifying the35S CaMV promoter fragment using Polymerase Chain Reaction (PCR), since most transgenic plants use this type of promoter for expressing the gene interest. In PCR method, the purity of DNA fragment plays an important role to get the good result. Generally, DNA extraction is carried out by using kit method PureLink TM Plant Total DNA Purification Kit. The result of DNA extraction and purification indicated that, from tomato A, B and C there were obtained 0.11% (b/b), 0.12 % (b/b) and 0.17 % (b/b) of DNA with the purity level of 1.79, 1.75 and 1.74 respectively. In the DNA obtained of maize A, B and C were 0.41 % (b/b), 0.42 % (b/b) and 0.43 % (b/b) with the purity level of 1.76, 1.74 and 1.77 repectively. Visualization result of 35S CaMV amplification with the annealing temperature of 55°C and a number of template 300 ng demonstrated high intensity fragment for tomato B and maize B, whereas no amplification product for tomato A, tomato C, maize A and maize C. It could be stated that tomato B and maize B contained 35S CaMV promoter.

Kata Kunci : Tanaman trangenik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.