PERBEDAAN PENGARUH LARUTAN PEMBERSIH EKSTRAK BUAH PEPAYA DAN ENZIM PAPAIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN PLAK DAN Streptococcus alpha PADA SPACE MAINTAINER LEPASAN (Kajian pada anak-anak Yayasan Islamic Centre Bin Baz usia 6-8 tahun)
Armida Hanum Siregar, Prof. Dr. drg. Al Supartinah, SU., Sp.KGA(K)
2011 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Gigi KlinikAkumulasi plak pada plat space maintainer harus selalu dibersihkan agar tidak mengganggu kebersihan jaringan mulut. Selain dengan cara mekanis, pembersihan plat space maintainer bisa dilakukan dengan cara kimia, yaitu dengan larutan pembersih. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ekstrak buah pepaya dan enzim papain konsentrasi 1% dan 1,5% dalam menghambat pertumbuhan plak dan S. alpha pada plat space maintainer lepasan. Diteliti 10 space maintainer lepasan rahang bawah yang dipakai oleh 10 subyek anak-anak Yayasan Islamic Center BinBaz. Setelah insersi subyek diinstruksikan untuk membersihkan alat space maintainer 2 kali sehari, saat menyikat gigi pagi dan malam dengan merendam dalam larutan pembersih selama 10 menit. Larutan pembersih yang digunakan untuk perendaman adalah ekstrak buah pepaya 1% dan 1,5% dan enzim papain 1% dan 1,5%. Masing-masing alat direndam selama 7 hari bergantian dengan jeda 7 hari washing period. Data dianalisa dengan anava 2 jalur dan Pairwise comparisons. Rerata penurunan skor plak dan S.alpha terbesar pada larutan ekstrak pepaya 1,5% pada permukaan dalam yaitu 0,42±0,15 dan 52,10±8,62. Hasil uji anava 2 jalur terdapat perbedaan yang bermakna pada skor plak (F=1,785 p=0,000) dan S.alpha (F=2,186 p=0,000). Analisa Pairwise comparisons menunjukkan penurunan skor plak dan jumlah S. alpha yang bermakna (p<0,05) antara larutan papain 1% dan 1,5% dengan larutan ekstrak buah pepaya 1% dan 1,5%. Dapat disimpulkan bahwa larutan ekstrak buah pepaya lebih menghambat pertumbuhan plak dan S.alpha dibandingkan larutan enzim papain. Penurunan skor plak dan S.alpha lebih besar pada permukaan dalam dibanding permukaan luar. Larutan ekstrak buah pepaya konsentrasi 1,5% lebih menurunkan skor plak dan S.alpha.
Accumulation of plaque on space maintainer plate surface should always be cleaned, so it is not harm to the health of the mouth. In addition to mechanical means, the cleaning plate space maintainer can be done by chemical means, namely with cleaning solution. This study aimed to compare extracts of papaya fruit and papain enzyme concentration of 1% and 1.5% in inhibiting the growth of plaque and S. alpha in space maintainer removable plate. Studied 10 mandibular removable space maintainer is used by 10 subjects children BinBaz Islamic Center Foundation. After insertion of the subjects were instructed to clean the appliance space maintainers 2 times a day, when brushing teeth morning and night with a soak in a sanitizing solution for 10 minutes. Cleaning solution used for soaking the papaya fruit extract 1% and 1.5%, and the enzyme papain 1% and 1.5%. Each appliance immersed for 7 days alternating with pauses 7 days a washing period. Data analyzed by Anova 2 lines and pairwise comparisons. The highest reduction mean in plaque score and S.alpha in papaya extract solution 1.5% on the fitting surface of 0.42 ± 0.15 and 52.10 ± 8.62. Anova test results 2 lines there was significant difference in plaque score (F = 1.785 p = 0.000) and S.alpha (F = 2.186 p = 0.000). Analysis of pairwise comparisons showed reduced plaque scores and the number of S. alpha significance (p <0.05) between papain solution 1% and 1.5% with a solution of papaya fruit extract 1% and 1.5%. It can be concluded that the solution is more papaya fruit extract inhibits the growth of plaque and S.alpha than papain enzyme solution. Decrease in plaque score and S.alpha greater surface depth than the outer surface. Papaya fruit extract solution concentration of 1.5% more plaque and S.alpha lower score.
Kata Kunci : space maintainer lepasan, larutan pembersih papain dan ekstrak buah pepaya, skor plak dan jumlah koloni S.alpha.