SIMULASI BAGI HASIL PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) DAN PERUBAHAN PENERIMAAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR
Syamsul Anam, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A.
2011 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanBagi hasil pajak pertambahan nilai (PPN) merupakan salah satu alternatif dalam pengembangan transfer dari pemerintah pusat kepada daerah dalam rangka desentralisasi fiskal. Di saat yang bersamaan terdapat pajak daerah yang identik dengan PPN yang berpotensi mengikis potensi pajak pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan penerimaan pemerintah daerah dan pemerintah pusat setelah simulasi bagi hasil pajak pertambahan nilai dengan menarik ke pusat pajak hotel dan restoran dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber sementara data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci. Untuk mencapai tujuan penelitan maka hasil simulasi dianalisis secara deskrpitif dan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menujukkan bahwa bagi hasil pajak pertambahan nilai dengan terlebih dahulu menarik kepusat pajak hotel dan restoran menyebabkan bertambahnya total penerimaan pemerintah daerah namun tidak demikian dengan pemerintah pusat,penerimaan pemerintah pusat bertambah hanya jika tingkat pertumbuhan PPN lebih besar dibandingkan dengan tingkat bagi hasil. Sementara itu respon pemangku kepentingan di Kota Makassar terkait bagi hasil PPN mengarah kepada prinsip-prinsip umum desain sistem atau model transfer yang jika dikaitkan dengan hasil simulasi menunjukan bahwa pemerintah Kota Makassar akan mengalami peningkatan penerimaan sebagai dampak dari bagi hasil pajak pertambahan nilai dengan menyerahkan kepusat pajak hotel dan restoran.
Value added tax (VAT) sharing is an alternative in the transfer development from central government to the local government in the framework of fiscal decentralization. At the same time there are local taxes that identically similar with VAT which will erode the tax potential for central government. This study aims to determine the change on revenue of local and central government after simulation of VAT profit sharing by withdrawing the hotel and restaurant tax revenue from local governments to the central government. This research uses both descriptive quantitative and qualitative methods. Secondary data obtained from various sources as the primary data obtained through in-depth interviews with several key informants. To achieve the research objectives, the simulation results were descriptively analyzed and data triangulation. The results showed that the value added tax-sharing with the first draw of hotel and restaurant tax to the central government cause on add revenue for the local government but not for the central government, central government revenue improvement occurs only if the VAT rate of growth greater than the level of revenue sharing. Meanwhile, the response of stakeholders in the city of Makassar regarding VAT sharing leads to the general principles of system design or transfer model that if the transfer is associated with the simulation results show that the city government will have add revenue as the cause of tax-sharing by submitting its hotels and restaurants tax to the central government.
Kata Kunci : Desentralisasi fiskal,transfer antar tingkat pemerintah, bagi hasil PPN, pajak hotel dan restoran