DAMPAK PEMEKARAN WILAYAH TERHADAP ALOKASI DANA ALOKASI UMUM KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA
Eko Nur Subagyo, Drs. Muhammad Adnan Hadjam, M.A.
2011 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPemekaran daerah merupakan dinamika politik yang berkembang seiring dengan perkembangan kebijakan di bidang otonomi daerah yang sudah berjalan sejak tahun 2001. Tahapan dan tata cara pemekaran daerah diatur dalam PP No. 129 Tahun 2000 sebagaimana diubah terakhir dengan PP No. 78 Tahun 2007. Pengaturan pemekaran daerah sudah seharusnya direvaluasi mengingat banyak fakta yang mengungkapkan bahwa pemekaran belum dapat membawa kondisi ekonomi masyarakatnya lebih baik dibanding sebelum pemekaran. Kemudian muncul pemikiran yang melandasi penelitian ini, yakni apakah pemekaran memberikan pengaruh terhadap daerah lain. Pengaruh terhadap daerah lainnya lebih dilihat dari persepektif penerimaan DAU, mengingat ketergantungan Daerah Otonom Baru (DOB) terhadap bantuan/hibah rupanya tidak dapat dipungkiri. Berdasarkan hal tersebut, maka dengan menggunakan alat analisis Kendall’s Rank Correlation dan Gini Coefficient menghasilkan fakta bahwa penerimaan DAU daerah pemekaran meningkat secara signifikan pada tahun kedua, setelah DOB diperlakukan sebagai daerah mandiri. Pada tahun kedua ini pula, tingkat pemerataan kemampuan keuangan antardaerah mengalami penurunan. Berdasar kedua hal di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pemekaran daerah memberikan pengaruh terhadap daerah lain. Masalah keagenan dalam proses pemekaran dan ketergantungan terhadap bantuan/hibah menjadi perhatian dalam permasalahan ini. Untuk itu, diperlukan evaluasi terhadap formula DAU daerah pemekaran dan evaluasi terhadap pemekaran itu sendiri.
Regional division is a politic improvement which is simultaneously running on a regional autonomy policy, since 2001. Requirements are shown on Government Regulation Number 78 Year 2007, which is generate from Government Regulation Number 129 Year 2000. Considering the fact, that regional division has not make any differences on economic welfare, than it should be evaluated. After since, a question comes up to become a research goal. Are other region affected by the separation? Because of the dependency of new region on grants from other regions or central government, the impact is more related to income perspective, such as General Allocation Fund (DAU). Based on this situation, Kendall’s Rank Correlation and Gini Coefficient has chosen in this research for the quest. The results are grant revenue, on new region, increased significantly in the second year after separation. At that time, the level of horizontal fiscal balance is worst than before, which mean is close to inequality. Based on those results, this research concludes that regional division affecting other regions and “disturbing†the level of horizontal fiscal balance. Agency problem and dependency on grants are the main focus to be solved. Evaluation should be made to DAU formula, especially regional division formula, in order to reduce the effect in national scope. Evaluation is also need to be applied on division itself, so the economic growth can achieve society welfare.
Kata Kunci : dampak, hibah, DAU, pemekaran daerah, Kendall’s Rank Correlation, Gini Coefficient, evaluasi