Laporkan Masalah

PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG (Studi Kasus Rendahnya Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Bupati Karimun)

WIJOYOKUSUMO, Dr. Gabriel Lele

2011 | Tesis | S2 Magister Adm. Publik

Penelitian ini menggambarkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah secara langsung di Kabupaten Karimun – Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaksanakan pada Tanggal 5 Januari 2011. Tingkat partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa dari 166.818 jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap hanya sebesar 91.390 pemilih atau 54,8% yang menggunakan hak pilihnya, sedangkan sebanyak 75.428 pemilih atau 45,2% tidak menggunakan hak pilih. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi empiris tahapan dan proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serta untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat. Data yang digunakan adalah berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah berupa pengolahan hasil wawancara yang didapatkan langsung dari nara sumber sedangkan data sekunder adalah data berupa arsip-arsip, media massa, atau dokumen-dokumen yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan paling tidak ada tiga alasan seseorang tidak ikut dalam pemilihan. Pertama : faktor pemilih atau pilihan rasional pemilih, seperti sedang bekerja, adanya rasa kejenuhan dari pemilih. Kedua : faktor politis, yakni anggapan bahwa pemilihan yang dilaksanakan tidak akan membawa perubahan apa-apa. Hasil penelitian ini tidak dapat dijadikan acuan untuk penelitian diwilayah lainnya. Oleh karenanya perlu diadakan penelitian yang sama di wilayah lainnya untuk mengetahui/membandingkan hasil penelitian ini untuk mengetahui lebih banyak lagi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah. Ketiga : faktor penyelenggaraan menyangkut masalah manajemen waktu dan keuangan serta teknis administrasi, seperti keterlambatan pencairan anggaran pemilihan, pemilih tidak mendapat surat undangan, atau belum memperoleh kartu pemilih.

This study describes the public participation in direct local elections in Karimun regency - Riau Islands Province, which was held on January 5, 2011. The level of community participation shows that the total 166,818 registered voters in the voters list only 91,390 or 54.8% of voters who use their voting rights, while as many as 75,428 voters or 45.2% did not use the right to vote. Therefore, studies were conducted to describe the empirical conditions of the stages and processes of local elections and to determine what factors lead to low community participation. The data used is in the form of primary data and secondary data. Primary data processing is the result obtained by direct interview of the informant, while secondary data is data in the form of archives, mass media, or documents relating to the matter being investigated. This study was descriptive using a qualitative approach. The results showed that there are at least three reasons that a person does not participate in the election. First : the factors voters or election voters sound, as in the work, a sense of the saturation of the voters. Second : political factors, namely, the notion that the elections are conducted not bring anything changes. The results of this study can not be used as a reference for other research in the region. Therefore there must be the same research in other areas to find / compare the results of this study to determine other factors that lead to low community participation in local elections. Third : factors related to the implementation of the management problems of the time and financial and technical, administration such as delays in the disbursement of the budget for the elections, voters do not receive a letter of invitation, or they have not received a voter card.

Kata Kunci : partisipasi, non-voting, pemilihan langsung, kabupaten Karimun


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.