ANALISIS KINERJA PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI JAMPUE KABUPATEN BARRU PROPINSI SULAWESI SELATAN
Rahman Judriah, Dr. Ir. Adam Pamudji Rahardjo, M.Sc.
2011 | Tesis | S2 Mag.Pengl.Bencana AlamBanjir merupakan permasalahan umum yang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di kawasan perkotaan. Sungai Jampue merupakan salah satu sungai di Kabupaten Barru dimana bagian hilir sungai tersebut melintas di kota kabupaten. Banjir yang terjadi setiap tahun mengakibatkan kerusakan pemukiman penduduk, fasilitas umum, areal persawahan, bahkan terkadang menimbulkan korban jiwa. Dengan kejadian banjir tanggal 5 Januari 2010 menjadi sebuah kasus yang menarik untuk dijadikan studi untuk mencari alternatif pengendalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan simulasi alternatif pengendalian banjir, mengkaji alternatif penanganan banjir dan menganalisis pemilihan alternatif pengendalian banjir yang optimal. Metode analisis yang digunakan adalah analisis hidrologi, pemodelan hidraulika dengan menggunakan Software Hydrologic Engineering Center-River Analysis System (HEC-RAS) Versi 4.0 dan Metode Sistem Pendukung Keputusan dengan model Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas alternatif pengelolaan banjir. Penilaian alternatif menggabungkan antara penilaian relatif dari semua responden terhadap kriteria sosial, kriteria ekonomi dan kriteria lingkungan dengan penilaian absolut dari kriteria fisik dalam pengendalian banjir Sungai Jampue. Hasil penelitian menunjukkan alternatif terbaik adalah Alternatif 1 yaitu Normalisasi Sungai/NS dengan bobot (0,258), selanjutnya Alternatif 3 kombinasi Normalisasi Sungai dan Tanggul Sungai/NSTS (0,224), Alternatif 2 Tanggul Sungai/TS (0,205), Alternatif 3 Kolam Retensi/KR (0,113), Alternatif 5 kombinasi Normalisasi Sungai dan Kolam Retensi/NSKR (0,106) dan Alternatif 6 kombinasi Tanggul Sungai dan Kolam Retensi/TSKR (0,094).
Floodings are common problems that occur in most parts of Indonesia, especially in urban areas. Jampue river is one of rivers in Barru regency that flow across the central of regency. Floods that occur every year causing damage of houses, public facilities, rice field, even cause fatalities. Flood that occurred on January 5, 2010 is an interesting case for research to find the flood control alternatives. The research simulate flood control alternatives, examine flood control alternatives and analyze the election of the most optimal of flood control alternatives. The research uses hydrology and hydraulic approach by performing the application of Hydrologic Engineering Center-River Analysis System (HEC- RAS) Version 4.0 and application of Decision Support System with Analytical Hierarchy Process (AHP) model to determine the sequence of flood control alternatives. Assessment of alternative combines the relative valuation of all respondents to the social criteria, economic criteria and environmental criteria with absolute assessment of the physical criteria of flood control alternatives of Jampue River. The results shows that the best alternative is normalization/NS with a value of (0,258), the combination of normalization and leeves/NSTS is second rank with a value of (0,224). The third rank is leeves/TS with a value of (0,205) and the retention ponds/KR with a value of (0,113) is the fourth rank. The fifth rank is combination of normalization and retention ponds/NSKR with a value of (0,106) and the last one is combination of leeves and retention ponds/TSKR with a value of (0,094).
Kata Kunci : alternatif pengendalian banjir, pemodelan hidraulika, AHP