PERAN SUAMI TENAGA KERJA INDONESIA DALAM MENJAGA EKSISTENSI KELUARGA DI DESA CARUY, KECAMATAN CIPARI, KABUPATEN CILACAP
VIVIN RINDAWATI, Drs. S. Djuni Prihatin, M.Si.
2011 | Tesis | S2 Sosiologi minat Kebijakan dan Kesejahteraan SosialPeluang pekerjaan yang sempit di dalam negeri memaksa sebagian masyarakat bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Salah satu daerah tersebut adalah Desa Caruy, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap yang sekaligus menjadi lokasi penelitian ini. Para perempuan yang menjadi TKI talah melahirkan fenomena tersendiri dalam masyarakat, dengan meninggalkan tugas-tugas ibu rumah tangga yang dialihfungsikan oleh suami. Penelitian ini pada dasarnya berusaha menjelaskan lebih jauh bagaimana peran suami TKI dalam menjaga eksistensi keluarganya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah para suami TKI yang ditentukan dengan teknik snow ball. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah segala pernyataan atau tindakan informan (data primer) dan data tentang ketenagakerjaan dan profil Desa Caruy (data sekunder). Teknik analisis data meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi pengalihfungsian peran ibu (peran publik dan domestik) yang disesuaikan dengan karakteristik keluarga TKI yaitu nuclear family dan extended family. Pengelolaan fungsi keluarga TKI yang tidak seimbang akan berakibat pada kegoncangan (eksistensi) keluarga TKI. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan rekomendasi bahwa: (1) Perlunya pemahaman isu kesetaraan gender terhadap keluarga TKI; (2) Pemerintah perlu memperlebar peluang kerja di dalam negeri; (3) Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus kepada anak-anak keluarga TKI.
Limited occupation opportunity inside the country forced some people to work as Indonesian Migrant Worker / “Tenaga Kerja Indonesia (TKI). One of these regions is Caruy village, Cipari District, Cilacap Regency which also become the study location. The women becoming Indonesian Migrant Worker have emerged certain phenomenon in the society, by leaving mothers’ domestic jobs which has been shifted to their husband. This research basically tried to explain further how was the role of TKI’s husband in maintaining the family existence. The method used in this research was qualitative one. The data source in this study was the TKI’s husbands determined by snow ball technique. Data collection techniques used were deep interview, observation, and documentation. The data types in this research were all statements or informant’s action (primary data), data about Indonesian Migrant Worker and Caruy village profile (secondary data). Data analysis techniques included data reduction, data display, and conclusion withdrawal / verification. The study result showed that there has been mother function role shift (public and domestic role) adjusted by TKI family characteristic i.e. nuclear and extended family. The imbalance of TKI family function management would result in TKI family jolt (existence). Based on this research, the author recommended that: (1) It is needed to understand gender equivalent toward TKI family; (2) The government need to widen occupation opportunity inside the country; and (3) The government need to give special attention to the children of TKI family.
Kata Kunci : TKI, Peran Suami, dan Keluarga.