Laporkan Masalah

PAJANAN ASAP ROKOK SAAT IBU HAMIL SEBAGAI FAKTOR RISIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN/HIPERAKTIVITAS ANAK SEKOLAH DASAR Di Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

Meilda Sartika Dewi, Prof. Dr. dr. Sri Sutarni, Sp.S(K).

2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Pendahuluan Gangguan pemusatan perhatian –hiperaktivitas (GPPH) adalah gangguan neurobehavioral pada anak. Gejala utama GPPH adalah ketidakmampuan memusatkan perhatian, hiperaktivitas dan impulsivitas. Etiologi dan faktor risiko GPPH sampai saat ini belum diketahui pasti Salah satu faktor risiko yang diduga adalah pajanan asap rokok saat ibu hamil. Beberapa penelitian menduga bahwa ibu yang terpajan asap rokok saat hamil be risiko mempunyai anak dengan hiperkinetik dibanding ibu yang tidak terpapar asap rokok saat hamil. Tujuan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah pajanan asap rokok pada ibu hamil meningkatkan risiko GPPH dan apakah dapat menyebabkan GPPH tipe tertentu pada anak sekolah dasar di Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Metode Penelitian dengan rancangan kasus-kontrol berbasis populasi (population case control) dengan teknik cluster random sampling. Kriteria inklusi adalah anak GPPH usia 7-12 tahun dengan kontrol anak sehat bukan penderita GPPH. Penegakan diagnosis GPPH dengan menggunakan SPPAHI dan DSM IV. Kuisioner digunakan untuk mengetahui apakah ibu terpajan asap rokok saat hamil. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yaitu deskriptif variabel penelitian, analisis bivariat dan analisis multivariat. Hasil Pajanan asap rokok saat ibu hamil berisiko menyebabkan terjadinay GPPH.(OR 2,91 CI 95%: 1,48 – 5,71; p=0,002) dengan GPPH tipe mixed (OR 3,5 ; 1,61-7,75% CI; p= 0,001) . Parental GPPH merupakan risiko GPPH (OR 2,54; CI 95%: 1,1 – 5,85; p=0,026). Analisis multivariat untuk kedua variabel menunjukkan bahwa kedua variabel meningkatkan risiko terjadinya GPPH secara independen Kesimpulan Pajanan asap rokok pada ibu hamil meningkatkan risiko GPPH

Background Attention-deficit / hyperactivity disorder (ADHD) is a highly heritable, commonly diagnostic psychiatric syndrome with onset in early childhood. Although its etiology is unknown, most study recognize a range of possible determinants including genetic, biological, and psychosocial factors and the effects of exposure to environmental toxins. Several literatures suggesting that maternal tobacco exposure during pregnancy have adverse effect on risk for ADHD. Objective To assess the risk of maternal tobacco exposure as second hand smoke during pregnancy for ADHD and the type of ADHD and maternal tobacco exposure during pregnancy among children of elementary school in Banguntapan, Bantul Distric, in Special Government of Yogyakarta. Method A case control population based study with cluster random sampling Subject eligible for case are children with ADHD,7-12 years old, Control Group are the Healthy Children without ADHD, 7-12 years old.ADHD measured by DSM IV and SPPAHI. To know about maternal tobacco exposure during pregnancy measured by Questionnaire. Result Maternal tobacco exposure as second hand smoke during pregnancy have a risk for ADHD.(OR 2,91 CI 95%: 1,48 – 5,71; p=0,002) and cause of ADHD mixed type (OR 3,5 ; 1,61-7,75% CI; p= 0,001) Genetic ADHD is the risk of ADHD (OR 2,54; CI 95%: 1,1 – 5,85; p=0,026). Multivariat analysis for Maternal tobacco exposure during pregnancy and genetic ADHD are risk independent factor for ADHD. Conclusion Maternal tobacco exposure during pregnancy is risk factor for ADHD.

Kata Kunci : Pajanan asap rokok , kehamilan, faktor risiko, GPPH, anak.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.