OPTIMASI SISTEM PENCELUP KAIN BATIK PADA PROSES PEMBUATAN BATIK
Wilibrordus Dhaneswara, Dr. Ing. Kusnanto
2011 | Tesis | S2 Mag.Sistem TeknikBatik merupakan warisan budaya Bangsa Indonesia. Batik sangat diminati oleh pasar baik pasar local maupun mancanegara. Proses pembuatan batik dilakukan secara tradisional, terlebih pada proses pewarnaan. Proses pewarnaan masih dilakukan secara manual dengan pencelupan. Proses pencelupan ini dilakukan berulang-ulang hingga didapatkan warna yang diinginkan. Untuk mempercepat proses pewarnaan kain batik, penulis mencoba merancang Alat Pencelup Kain Batik. Penelitian ini berupa studi eksperimen, yang bertujuan untuk merencanakan dan merancang alat pencelup kain batik dan meningkatkan kapasitas output dari tahap pencelupan pada proses pembuatan batik dengan menggunakan alat pencelup kain. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil perancangan alat pencelup kain batik dapat mempercepat proses pewarnaan kain batik, menjadi 30 menit per lembar kainnya. Selain itu juga penggunaan alat pencelup kain batik, dapat meningkatkan kapasitas output dari tahap pencelupan pada proses pembuatan batik, dari 5 lembar perharinya menjadi 8 lembar perharinya. Penggunaan alat pencelup kain batik ini, dapat meningkatkan keuntungan industri kerajinan batik, dari Rp.38.800.000,00 per bulannya menjadi Rp.62.617.488,00 per bulan.
Batik is the nation's cultural heritage of Indonesia. Batik is in great demand by the market both local and foreign markets. The process of making batik is done traditionally, especially in the coloring process. This coloring is still done manually by immersion. Dyeing process is repeated until the desired color is obtained. To speed up the coloring process of batik cloth, the writer tries to design batik fabric dyeing equipment. Form of experimental research, which aims to plan and design a batik cloth dyeing equipment and increase the output capacity of the dyeing stage in the process of making batik fabric dyeing equipment. The results showed that the results of design tools to accelerate the dyeing batik cloth batik cloth coloring process, up to 30 minutes per sheet of cloth. In addition, the use of batik cloth dyers, can increase the output capacity of the stage in the process of making batik dyeing, from 5 pieces per day for 8 pieces per day. Use of this equipment dyeing batik cloth, batik industry to increase profitability, from Rp.38.800.000, 00 per month to Rp.62.617.488, 00 per month.
Kata Kunci : batik, alat pencelup kain, perancangan, optimasi