FUZZY AHP NON-ADDITIVE PADA KEPUTUSAN PENDIRIAN KLINIK BERSALIN DI DAERAH (STUDI KASUS : DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN)
Awaluddin, Drs. Retantyo Wardoyo, M.Sc., Ph.D.
2011 | Tesis | S2 Ilmu KomputerTingginya jumlah kematian ibu dan anak menempatkan Indonesia di rangking teratas kawasan Asia Tenggara. Penelitian yang dilakukan untuk mengurangi jumlah angka kematian ibu dan anak yaitu penyedian sarana dalam hal ini klinik bersalin disuatu daerah, demi tercapainya Milenium Development Goals (MDGs) di tahun 2015. Pengumpulan data yang mendukung penelitian ini, yaitu melakukan konsultasi dengan kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan sehingga dihasilkan kriteria-kriteria terbaik dalam pendirian klinik bersalin. Kriteria-kriteria tersebut disusun berdasarkan studi literatur, observasi, dan wawacara. Selanjutnya kriteria tersebut diberi penilaian perbandingan berpasangan dengan AHP untuk mencari bobot prior dengan skala penilaian antara 1 – 9, sedangkan untuk mencari bobot informasional dan upper excepted value menggunakan TFN (Triangular Fuzzy Number). Hasil yang didapat dengan menggunakan Fuzzy AHP non-additive dalam pendirian klinik bersalin menunjukkan bahwa kriteria prevalensi, penduduk, kesakitan, petugas, dan sarana merupakan kriteria utama dalam pendirian klinik besalin. Metode Fuzzy AHP non-additive didalam penilaian tingkat konsistensi dilakukan pada setiap level struktur hirarki dan mampu mengakomodir ketidak konsistenan dalam penilaian.
Height amount death mother and child put Indonesia in top hoop region South East Asia. Research that aliviate do amount grade death mother and child that is ready infrastructure, in this case meternity clinic in the city. Reach out for Milenium Development Goals (MDGs) in the 2015 year. Data collection supporting this research that is consultation with head health departement South Sulawesi with the result that best criteria-criteria in maternity clinic. Criteria-criteria building in a stack of study literature, observation, and interview. Futhermore criterias determine estimation comparison paired with AHP for find weight prior with scale determine between 1 – 9, whereas for weight informational and upper excepted value using TFN (Triangular Fuzzy Number). Result for using fuzzy AHP non-additive in maternity clinic that indicate criterias prevalensi, people, pain, functionary, and infrastructure criteria are the main maternity clinic. Fuzzy AHP non-additive method in determine consistency level is taken in stucture hirarchy and capable to accommodate the assessment inconsistency in determine
Kata Kunci : AHP(Analitycal Hierarchy Process), non-additive, TFN (Triangular Fuzzy Number), upper excepted value