PENDIDIKAN KESEHATAN PADA DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK DAN DOSEN NON PEMBIMBING AKADEMIK DALAM PENCEGAHAN PERILAKU HUBUNGAN SEKSUAL PRANIKAH PADA MAHASISWA DI AKADEMI KEPERAWATAN PANTI RAPIH YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2010/2011
Ignatus Gonggo Prihatmono, Dra. Ira Paramastri, M.Si.
2011 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat/PPKPendahuluan : Hasil studi dokumentasi administrasi akademik dan kemahasiswaan Akper Panti Rapih Yogyakarta tahun 1993-2009 menunjukkan hampir setiap tahun terdapat mahasiswa yang mengalami kehamilan karena perilaku hubungan seksual pranikah. Dosen memiliki peran yang penting dalam mencegah terjadinya perilaku hubungan seksual pranikah pada mahasiswa melalui pendidikan kesehatan. Tujuan : Mengukur pengaruh pendidikan kesehatan dalam pencegahan perilaku hubungan seksual pranikah mahasiswa terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan komunikasi dosen pembimbing akademik dan dosen non pembimbing akademik. Metode : Penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan perbandingan kelompok nonequivalent pretes-postest. Subjek penelitian 8 dosen pembimbing akademik dan 6 dosen non pembimbing akademik yang dibagi sama banyak menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan, sikap dan keterampilan komunikasi. Analisis statistik dengan mengunakan uji statistik paired t-test dan uji statistik independent t-test dengan taraf signifikansi p < 0.05. Hasil : Karakteristik kelompok eksperimen dan kontrol memiliki kesetaraan sebelum intervensi. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan komunikasi dosen pembimbing akademik, namun tidak pada dosen non pembimbing akademik. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan, sikap dan keterampilan antara dosen pembimbing akademik dengan dosen non pembimbing akademik. Kesimpulan : Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi dosen pembimbing akademik, namun tidak pada dosen non pembimbing akademik.
Introduction: The study of academic and student affairs administration documentation of Panti Rapih Nursing Academy Yogyakarta in 1993-2009 showed that almost every year there were students who pregnant because of the behavior of premarital sexual relations. Lecturers have an important role in preventing the occurrence of premarital sexual behavior among college students through health education. Objective: To measure the effect of health education in preventing student behavior of premarital sexual relations toward the increasing knowledge, attitudes and communication skills of supervisor academic lecturers and non supervisor academic lecturers. Methods: A quasi-experimental research design was comparison group pretest-posttest nonequivalent. The subject of the research were 8 supervisor academic lecturers and 6 non supervisor academic lecturers who were divided into experimental group and control group. The data collection used questionnaires in order to measure knowledge, attitudes and communication skills. Statistical analysis used paired t-test statistical test and independent t-test statistical test with significance level of p < 0.05. Results: The characteristics of the experimental group and control group have equality before the intervention. After the intervention there was significance increasing knowledge and communication skills of supervisor academic lecturers. However there was not significant differences of knowledge, attitudes and communications skills among supervisor academic lecturers compare to non supervisor academic lecturers. Conclusion: Health education increased knowledge and communication skills for supervisor academic lecturers but it did not happen to non supervisor academic lecturers.
Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, dosen, pengetahuan, sikap, keterampilan komunikasi, pencegahan perilaku hubungan seksual pranikah