KAJIAN EFEK KETIDAKSTABILAN ELEKTROHIDRODINAMIK PADA SAMPEL HOMEOTROPIK KRISTAL CAIR NEMATIK
RISTI SURYANTARI, Dr. Yusril Yusuf
2011 | Tesis | S2 Ilmu FisikaTelah dilakukan pengamatan terhadap ketidakstabilan elektrohidrodinamik (EHD) pada sampel homeotropik kristal cair nematik MBBA (4’-Methoxybenzylidene- 4-butyl-aniline) dengan ketebalan sampel 50 μm dan 100 μm. Pengamatan terhadap efek EHD dilakukan secara visual menggunakan polarizing microscope yang terhubung dengan CCD camera. Respon aktif diberikan oleh kristal cair ketika pada sampel diberikan medan listrik eksternal dengan frekuensi tertentu. Respon tersebut berupa munculnya pola garis gelap terang. Pola Williams Domain (WD) muncul pada tegangan ambang VWD, berupa garis gelap-terang yang sejajar, dan tegak lurus direktor n. Pola Fluktuatif William Domain (FWD) muncul pada tegangan ambang VFWD>VWD, berupa percabangan pada garis WD yang berfluktuasi dan tidak stasioner. Pola Grid pattern (GP) muncul pada tegangan ambang VGP>VFWD, berupa pola berbentuk kotak-kotak, dan lebih stasioner daripada pola FWD. Nilai tegangan ambang VWD, VFWD dan VGP untuk sampel 1 dan 2 relatif sama, artinya ketebalan sampel tidak berpengaruh terhadap tegangan ambang. Ketebalan sampel mempengaruhi jarak antara garis terang pada pola WD. Nilai VWD, VFWD dan VGP semakin meningkat seiring dengan meningkatnya frekuensi, namun hubungannya tidak linier.
Electrohydrodinamic (EHD) effects of nematic liquid crystal MBBA (4’- methoxy-benzylidene-4-butyl-aniline) homeotropic sample with different thickness 50 μm and 100 μm have been observed. EHD could be observed by polarizing microscope connected to CCD camera. Liquid crystal gave an active respond in the applied electric field. Various convection patterns were considered. Stripe periodic pattern called Williams Domain (WD) with stripe direction perpendicular to the initial unperturbed orientation of director n was appeared at VWD. An unstable pattern called Fluctuating Williams Domain (FWD) appeared at VFWD>VWD. Another typical pattern which was more stationer than FWD was formed at VGP>VFWD. Critical voltage, VWD, VFWD and VGP, for sample 1 and sample 2, had the same values. The thickness did not affect critical voltage. It affected the stripe line width in patterns. Phase diagram was showed in frequency-voltage plane. Increasing frequency caused increasing critical voltage but the relation was not linear
Kata Kunci : Kristal cair nematik, ketidakstabilan elektrohidrodinamik, Williams Domain, Fluktuaif Williams Domain, Grid Pattern