IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN DANA SUBSIDI TETAP TERHADAP KESEJAHTERAAN MANULA (Studi Kasus Di Kantor Sekretaris Urusan Ketahanan Sosial Dan Kesejahteraan Masyarakat Timor-Leste)
Lourenco de Araujo Berdato, Dr. Agus Heruanto Hadna, M.Si.
2011 | Tesis | S2 Mag.Studi KebijakanManula merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah Timor-Leste. Pemerintah mengambil kebijakan untuk menetapkan kategori umur manula mulai 60 tahun ke atas di tetapkan menjadi kelompok sasaran yang berhak mendapat bantuan dana subsidi tetap dari pemerintah, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 19/2008. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan pemerintah untuk memberikan Bantuan Dana Subsidi Tetap kepada Manula di Timor-Leste? dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi kebijakan Bantuam Dana Subsidi Tetap kepada Manula?. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi kebijakan bantuan dana subsidi tetap tersebut dilakukan kepada manula di Timor-Leste dan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan bantuan dana subsidi tetap terhadap kesejahteraan manula di Timor-Leste. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Adapun metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam hal implementasi kebijakan, jumlah dana yang disalurkan relatif masih terbatas dibandingkan dengan kebutuhan hidup manula, masih ada manula yang belum menerima dana bantuan subsidi tetap disebabkan kesalahan administrasi, dan terjadi pula peningkatan jumlah manula yang menerima dana subsidi tetap. Selain itu, ada penyimpangan yang terjadi dalam implementasi kebijakan. Dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhinya, faktor isi kebijakan memberikan pengaruh pada tidak maksimalnya implementasi kebijakan, termasuk sosialisasi program oleh pemerintah belum sepenuhnya dilakukan, banyak persoalan yang terkait dengan rencana kerja dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah untuk bantuan dana subsidi tetap untuk Manula di Timor leste. Dilihat dari koordinasi antar lembaga, nampak sudah ada struktur organisasi yang jelas. Namun demikian, dalam tataran implementasinya, di lapangan banyak terjadi penyimpangan yang di lakukan oleh aparat pemerintah lokal. Dilihat dari faktor sumberdaya manusia menunjukkan bahwa baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya, aparat pelaksana kebijakan pemberian dana subsidi tetap bagi manula relatif rendah. Sarana dan prasarana menunjukkan kecukupan dilihat dari sisi kuantitasnya, karena adanya dukungan dari masyarakat yang memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa rumah untuk belajar serta fasilitas lainnya.
Elderly was one of fundamental problems to be the focus of the Government of Timor Leste. The government adopted a policy to establish the elderly age category from 60 years upwards to be the target group who are entitled to financial assistance from government subsidies under Government Regulation No. 19/2008. The problem formulated in this research are how the implementation of government policy to provide assistance to the Welfare Fund Subsidy for Elderly in Timor-Leste? and what factors are affecting the implementation of policies of Welfare Fund Subsidy for Elderly?. The purpose of this study is to determine the extent to which policy implementation grants subsidies to the elderly and equipment is carried out in Timor-Leste and to find out what factors affecting the performance of policy implementation of Welfare Fund Subsidy for Elderly in Timor-Leste. This research is descriptive research. Data used included primary and secondary data. The data analysis methods used in this research was descriptive analysis. The results of this study indicate that in terms of policy implementation, the amount of funds disbursed was relatively still limited, there were elderly who had not received a fixed subsidy funds due to administrative error, and there was also an increasing number of elderly who received a fixed subsidy funds. In addition, there were irregularities that occur in the implementation of the policy. Judging from the factors that influence it, the factor content of the policy gave no influence on the maximum implementation of policies, including the socialization of the program by the government that had not fully carried out, many problems associated with the work plan in the implementation of government policy to grant subsidies for the elderly in Timor Leste. Viewed from the coordination between agencies, there appeared to have a clear organizational structure. However, at the level of implementation, there were many irregularities in the field undertaken by local government officials. Viewed from the human resource factor showed that both the quantity and quality, the executive personnel of Welfare Fund Subsidy for Elderly was relatively low. The facilities and infrastructure in its quantity was enough because there were supports from the community who gave assistance of facilities and infrastructure such as house as the place to learn and other facilities.
Kata Kunci : -