EFIKASI VITAMIN C 20% DALAM MESOTERAPI DENGAN MICRONEEDLE PADA PARUT AKNE
Novita Harjanti, dr, dr. Kristiana Etnawati, MPH., Sp.KK(K)
2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi vitamin C 20% dalam mesoterapi dengan microneedle pada parut akne. Dilakukan penelitian eksperimental pada 30 pasien parut akne yang memenuhi kriteria yang berkunjung di Poli Kosmetik RSUP Dr. Sardjito. Setiap pasien mendapat vitamin C 20% dan plasebo masing-masing pada separuh wajah setelah dilakukan terapi dengan microneedle berukuran 1,5 mm. Terapi dilakukan sebanyak 3x dengan jarak 2 minggu. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah terapi menggunakan program face skin image analysis (FSIA) dari foto wajah dan analisis statistik menggunakan paired t-test. Subyek penelitian terdiri dari 13 laki-laki dan 17 perempuan. Nilai FSIA pada kedua kelompok mengalami penurunan secara signifikan pada sebelum dan sesudah perlakuan (kelompok vitamin C maupun kelompok plasebo p<0,05). Namun jika dibandingkan perbedaan FSIA antara kelompok yang mendapat vitamin C dan kelompok yang mendapat plasebo, perbedaan tersebut tidak bermakna (p>0,05). Hal ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal yaitu diantaranya efek growth factor akibat terapi microneedle yang lebih besar daripada efek vitamin C, frekuensi pemberian vitamin C yang hanya 1x dan karakteristik formulasi yang digunakan. Pada penelitian ini, vitamin C 20% pada terapi microneedle tidak meningkatkan efikasi dibanding microneedle saja pada parut akne. Oleh sebab itu, vitamin C tidak perlu ditambahkan dalam mesoterapi dengan microneedle pada parut akne.
The objective of this study was to evaluate the efficacy of vitamin C 20% in mesotherapy with microneedle on acne scars. Experimental study was carried out on 30 acne scars patients in Cosmetic Clinic at Dr Sardjito Hospital. Each patient received vitamin C 20% and placebo on his/her half face after rolling with 1,5 mm microneedle. The total treatment was 3 session every 2 weeks. The patient was evaluated before and after treatment using face skin image analysis program (FSIA) and statistical analysis was done by using paired t test. The subject consisted of 13 men and 17 women. FSIA decreased significantly after treatment both in vitamin C and placebo groups (p<0,05). However, there was no difference in ∆FSIA between vitamin C and placebo groups (p>0,05). This might be due to masking effect of growth factor effect of microneedle to vitamin C effect, frequency of application and characteristic formulation of vitamin C. In conclusion vitamin C in microneedle therapy did not improve the efficacy of microneedle therapy compared to placebo. Therefore, vitamin C is not necessary added in mesotherapy with microneedle on therapy of acne scars.
Kata Kunci : parut akne – microneedle - vitamin C - Face Skin Image Analysis