Efek Pemoderasi Superior Monitoring terhadap hubungan antara Keadilan dan Manfaat Persepsian dengan Komitmen organisasi (Studi eksperimen)
Rolisa Carolin Latumahina, SE., Dr. Supriyadi, M.Sc.
2011 | Tesis | S2 Ilmu AkuntansiStudi ini menguji bagaimana sikap dan perilaku yang ditunjukan dalam variabel komitmen organisasi terhadap alokasi sumber daya yang tidak partisipatif dan bagaimana monitoring memoderasi hubuangan antara sikap dan perilaku pada persepsi keadilan yang dirasakan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Komitmen organisasi dan variabel dependen adalan keadilan serta Superior monitoring sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan studi eksperimen yang melimatkan mahasiswa fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Responden dalam penelitian ini berjumalah 81 mahasiswa progaram studi akuntansi. Anova digunakan untuk menguji hipotesis. Hipotesis 1 (H1) pada kondisi keadilan rendah maupun keadilan tinggi dengan manfaat persepsian dari kuputusan yang dirasakan adalah rendah atau tinggi tanpa adanya monitoring. Hasil pengujian menunjukan bahwa Hipotesis 1a diterima namun tidak secara signifikan dan hipotesis 1b ditolak. Sedangkan Hipotesis kedua (H2) pada kondisi keadilan rendah maupun tinggi dan manfaat persepsian dari keputusan yang dirasakan adalah tinggi atau rendah dengan adanya monitoring dari atasan. Hasil pengujian menunjukan bahwa hipotesis 2a dan 2b diterima.
This study sought to examine: What is the attitude and behavior of employees who are represented in the variable organizational commitment (CP) on the result of a resource allocation decisions that are not participatory and How Monitoring variable effects that moderate the relationship between attitudes and behavior to perceptions of justice. Dependent variable in this research is employee commitment variables and independent varibael is justice. This research conducted experiments that the respondent is a student at the Faculty of Economics And Business Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Participan are as many as 81 student of accounting program. Anova analysis is used to investigate hypotesis. The result show that the first Hypotesis (H1) In the low level of justice that commitment can be increased even though there is no monitoring of the superiors. The first hypothesis states that a decision result obtained under conditions of low levels of justice, the commitment will increase with a superior monitoring. And The second hypothesis (H2) states that a decision result obtained under conditions of low levels of fairness and justice are high then the commitment will increase with a superior monitoring.
Kata Kunci : Keadilan, Manfaat Persepsian, Komitmen, Superior Monitoring