PEMANFAATAN RAJANGAN KAYU SENGON DAN PLASTIK SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL
Danang Puji Nugraha, S.Pd, Prof. Ir. Iman Satyarno, M.E., Ph.D.
2011 | Tesis | S2 Mag.Sistem TeknikKekayaan alam yang dimiliki di Indonesia beraneka ragam, terutama kayu hutan, terjadinya perkembangan yang pesat berdampak pada limbah kayu sebesar 65% dan plastik 11%. Dengan teknologi limbah padat kayu dan plastik bisa dibuat rajangan kayu dan plastik untuk dimanfaatkan menjadi papan partikel. Bahan baku dalam penelitian ini adalah rajangan kayu sengon dan plastik dengan perekat urea formaldehyde, untuk menghasilkan papan partikel yang baik. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan rajangan kayu sengon, plastik dengan perekat urea formaldehyde menjadi papan partikel. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara penyiapan bahan, mencampur menggunakan perbandingan campuran yaitu 59% rajangan kayu sengon : 39% rajangan plastik : 2% urea formaldehyde, pembuatan mat 30 cm x 30 cm x 1 cm, pengepresan panas dengan suhu pemanasan 170 ºC. Bahan di timbang masing-masing kemudian dicetak dengan alat pres menghasilkan papan partikel ukuran 30 cm x 30 cm tebal 1 cm. Untuk menunjang penelitian ini digunakan alat cetakan/mat, mesin pres papan partikel, dan alat uji laburaturium. Hasil penelitian ini bahan rajangan sengon dan plastik ditambah urea formaldehyde bisa dimanfaatkan menjadi papan partikel yang baik. Salah satu perlakuan setelah dilaksanakan uji penyerapan air ada yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh standar FAO, JIS 5908-2003 dan SNI, syarat penyerapan sebesar 20%-75%. Sedangkan yang diperoleh : Penyerapan tertinggi dengan kerapatan rendah 0,5 gr/cm 3 (P1c) sebesar 29,50%. Nilai penyerapan air terkecil papan partikel dengan kerapatan 0,9 gr/cm 3 (P3a) sebesar 21,58 %. Kuat tarik tertinggi diperoleh kerapatan 0,9 kgf/cm 3 (P3a) sebesar 3,1 gr/cm 3 , kuat tarik terendah pada P1c sebesar 1,3 kg/cm 3 .
Natural resources had multifarious in Indonesia manner, especially forest wood, the happening of fast growth affect at wood waste equal to 65% and plastic 11%. With solid waste technology of plastic and wood can be made by wood slices and plastic to be exploited to to become particle board. Raw material in this research is wood slices of sengon plastic and with glue of formaldehyde urea, to yield good particle board. This research aim to exploit wood slices of sengon, plastic with glue of formaldehyde urea become particle board. This Research method is done/conducted by preparation of materials, mix use comparison of mixture that is 59% wood slices of sengon : 39% plastic rajangan : 2% Urea Formaldehyde, making of mate 30 x cm 30 x cm 1 cm, pengepresan of heat with warm-up temperature 170 º C. Materials in deliberating each is later;then printed by means of pres yield size measure particle board 30 x cm 30 thick cm 1 cm. To support this research is used by printing;mould appliance / mate, machine of pres particle board, and appliance test laburaturium. Result of this research of materials of slices plastic and sengon added by formaldehyde urea can be exploited to become good particle board. One of the treatment after executed by test absorbtion of water there is fulfilling conditions which have been specified by standard of FAO, JIS 5908-2003 and SNI, absorbtion condition equal to 20 - 75%. While which is obtained : Highest absorbtion with low closeness 0,5 gr / cm3 (P1c) equal to 29,50%. Value absorbtion of smallest water of particle board with closeness 0,9 gr / cm 3 ( P3a) equal to 21,58%. Obtained by highest Interesting strength of closeness 0,9 kgf / cm 3 ( P3a) equal to 3,1 gr / cm 3 , strong draw terendah at P1c equal to 1,3 kg / cm 3 .
Kata Kunci : Rajangan sengon, plastik, urea formaldehyde, manfaat (papan partikel).