PERBANDINGAN WAKTU OPTIMAL PEMBERIAN FENTANYL 1,5 μg/kgBB UNTUK MENGURANGI RESPON HEMODINAMIK PADA INTUBASI ENDOTRAKHEAL
Guntur Muhammad Taqwin, dr. I.G. Ngurah Rai Artika, Sp.An-KAKV, KAR
2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSLaringoskopi dan intubasi endotrakhea merupakan suatu tindakan yang banyak dilakukan pada anestesi umum, namun tindakan laringoskopi intubasi endotrakhea sering menimbulkan reflek peningkatan aktifitas baik simpatis maupun simpatoadrenal. Beberapa obat telah dicoba digunakan untuk mengurangi respon ini, seperti obat anestesi lokal, beta blolcer, alfa 2 bloker dan vasodilator. Fentanil merupakan salah satu obat anestesi yang sering digunakan untuk mengurangi respon kardiovaskuler. Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari fentanyl diperlukan tehnik maupun waktu pemberian fentanyl sebelum intubasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan saat pemberian fentanyl 1,5 μg/kgbb 2 menit, 5 menit dan 7 menit sebelum Intubasi Endo Tracheal untuk mengurangi respon hemodinamik yang berupa tekanan darah, laju jantung, tekanan arteri rerata, dan rate pressure product Metode penelitian menggunakan rancangan observasional dengan studi kohort, dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 51 pasien, status fisik ASA I dan II yang direncanakan operasi efektif dengan anestesi umum di RS. Dr. Sardjito Yogyakarta, dibagi menjadi 3 kelompok masing–masing 17 pasien. Kelompok A diberikan fentanyl 1,5 μg/kgbb intravena yang diberikan 2 menit sebelum laringoskopi intubasi, kelompok B diberikan fentanyl 1,5 μg/kgbb intravena yang diberikan 5 menit sebelum laringoskopi intubasi, dan kelompok C diberikan fentanyl 1,5 μg/kgbb intravena yang diberikan 7 menit sebelum laringoskopi intubasi. Pengukuran dilakukan terhadap tekanan darah, tekanan arteri rerata, laju denyut jantung dan rerata pressure produk, serta efek samping dicatat pada 1, 3 dan 5 menit setelah intubasi. Data dianalisa dengan student t-test dan chi-square dengan derajat kemaknaan p < 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%.
Either Laringoscopy and Endotracheal Intubation are frequently common done in general anesthesia, however Laringoscopy and Endotracheal Intubation actions firmly provoke sympathetic either sympatoadrenal activities. Several Pharmacological techniques have been used in order to reduce these responses, such as local anesthetic drugs, beta blocker, alpha-2 blocker, and vasodilator for instance. Fentanyl is one of the anesthetic potions which often used in order to decrease cardiovascular fluctuation. Aimed for getting optimal result from Fentanyl; certain technique either Fentanyl giving-time before intubation would be needed. This research purposed on comparing 2, 5 and 7 minutes administration of intravenous Fentanyl 1,5 ug/kg before Endotracheal Intubation in order to reduce cardiovascular fluctuation in forms of blood pressure, heart rate, arterial pressure rate and rate pressure product as consequence of endotracheal intubation. This research method is using observational program with Cohort Study with fifty one patients as study subject, labelled American Society of Anaesthesiologists (ASA) I and II physical status who are planned elective surgeries with general anesthetic in Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta, which divided into three groups, each group contained 17 patients. Group A conducted with intravenous Fentanyl 1,5 μg kg-1 administrated 2 minutes before Laringoscopy intubation whilst Group B and C in 5 and 7 minutes; respectively. Measurement is scoping on blood pressure, heart rate, arterial pressure rate, rate pressure product and side effects noted on 1, 3 and 5 minutes after intubation Data analyzed using student t-test and chi-square with the level of significance when p < 0,05 and reliability level 95 %.
Kata Kunci : Fentanyl, waktu pemberian fentayl, gejolak hemodinamik, laringoskopi intubasi endotrakhea