ANALISIS PENGELOLAAN ASET TANAH DAN BANGUNAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2010
Fahmi Hassan, S.E., Dra. Wahyu Hidayati, M.Si.
2011 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini memfokuskan pada identifikasi faktor-faktor kunci dalam pengelolaan aset tanah dan bangunan daerah dan penerapannya di pemerintah daerah Kabupaten Jombang. Faktor-faktor kunci dibangun dari konsep manajemen aset tanah dikorporasi yang sudah diadaptasi ke dalam sektor publik dari berbagai penelitian terdahulu serta dipadukan dengan konsep manajemen aset daerah yang dikembangkan oleh Siregar (2004). Penelitian ini juga mengidentifikasi peran manajemen pada tiap level dalam perbaikan kinerja pelaksanaan faktor kunci pengelolaan aset tanah dan bangunan. Data dikumpulkan dengan metode survei kuesioner kepada pejabat/pegawai yang erat kaitannya dengan pelaksanaan kewenangan pengelolaan aset daerah dan terkumpul 71 sampel dengan metode pengambilan sampel secara purposif. Dengan metodologi Expectation Perception Importance (EPI) Analysis hasil identifikasi faktor kunci dianalisis penerapannya berdasarkan tanggapan responden dalam tiga perspektif : ekspektasi, persepsi, dan arti penting untuk tujuan akhir menentukan prioritas penanganan guna meningkatkan kinerja pengelolaan aset. Untuk menilai ada tidaknya perbedaan kinerja pengelolaan faktor kunci pengelolaan aset tanah dan bangunan berdasarkan peran manajemen pada setiap level dilakukan dengan analisis kruskal wallis. Hasil analisis menunjukkan semua elemen faktor kunci pengelolaan aset pelaksanaannya belum sesuai harapan. Penilaian aset dilakukan oleh pihak yang kompeten dan independent mendapat rating terendah atau prioritas tertinggi untuk segera ditangani. Prioritas kedua adalah indikator kinerja pengelolaan aset tanah dan bangunan dinyatakan dengan jelas dan dilakukan pengukuran secara teratur dan selanjutnya adalah keterlibatan pihak ketiga dalam pemanfaatan aset pemda, aset tanah dan bangunan yang belum optimal pemanfaatannya dilakukan studi kegunaan terbaik dan tertinggi, komputerisasi pencatatan dan pengendalian aset melalui sistem informasi manajemen aset. Dari hasil analisis Kruskall Wallis terdapat perbedaan yang nyata kinerja pelaksanaan faktor pengelolaan aset berdasarkan manajemen level atas, sedangkan berdasarkan peran manajemen level tengah dan bawah tidak terdapat perbedaan yang nyata.
This research focus on identifying critical success factors of local asset management (land and buildings) and how those factors are applied due to improving performance level of the asset management. The study located in Jombang regency. The factors are extended from corporate real estate asset management (CREAM) conceptual framework that was adapted to public sector by earlier researchers and are combined with municipal asset management concept that developed by Siregar (2004). This research also try to identify the role of top, middle, and low management on improving performance of the asset management. The questionnaire survey methodology is applied in the this study and use officers/employees who high related with assets management authority in region as the unit analysis and get 71 samples with purposive method. Expectation Perception Importance (EPI) Analysis is used to analyze the actualization of the key factors on asset management practice based on expectation, perception, and importance perspective of respondents. The main purpose of the analysis is to identify the rank of priority have to be done due to improving performance level of assets management. The Kruskall Wallis test is applied to find out the difference of performance level based on the role of top, middle, and low management. The results show that all performance level of keys factors are lower than the expectation. The EPI analysis result show that asset valuations are done by independent valuer got lowest rating or high priority to be handled. The other priorities are about performance indicator asset management, investor are invited by local government to use local government asset, HBU study, sistem information asset management. The Kruskal Wallis test shows that performance level of assets management is significantly difference based on the top management role, but not significantly difference based on middle and low management role.
Kata Kunci : faktor kunci keberhasilan, analisis EPI, peran manajemen