PELAKSANAAN PEMBIAYAAN MUSYARAKAH PADA PT. BNI SYARIAH CABANG PEKANBARU
Syafri Gestunof, Yulkarnain Harahab, S.H., M.Si.
2011 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan pembiayaan musyarakah pada PT. BNI Syariah Cabang Pekanbaru dengan ketentuan yang berlaku, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan cara mengatasi kendala yang timbul dalam pelaksanaan musyarakah pada PT. BNI Syariah Cabang Pekanbaru. Penelitian mengenai pelaksanaan pembiayaan musyarakah pada PT. BNI Syariah Cabang Pekanbaru ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris atau penelitian hukum sosiologis (socio-legal research), yaitu penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data primer yang berkenaan dengan hal-hal yang ada di lapangan, serta bahan-bahan yang menyangkut materi-materi yang berhubungan dengan topik penelitian sebagai data sekunder. Data primer diperoleh dengan melalui teknik wawancara kepada narasumber dan responden di PT. BNI Syariah Cabang Pekanbaru. Untuk memperoleh data sekunder dilakukan melalui studi kepustakaan. Data yang telah terkumpul akan dianalisa secara kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pelaksanaan akad pembiayaan musyarakah pada BNI Syariah Cabang Pekanbaru telah sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dalam prinsip syariah berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan Surat Edran Bank Indonesia Nomor 10/14/DPbS Tahun 2008 perihal Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam Penghimpunan Dana dan Penyaluran Dana serta Pelayanan Jasa Bank Syariah , serta Fatwa DSN MUI Nomor 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah. Hambatan yang terjadi dalam pembiayaan musyarakah pada BNI Syariah Cabang Pekanbaru adalah masalah belum adanya suatu keyakinan dari nasabah bahwa perbankan syariah berbeda dengan perbankan konvensional. Nasabah berkeyakinan seperti itu karena adanya persyaratan jaminan untuk menjamin pembayaran pembiayaan pokok atas proyek yang dibiayai
This study was conducted to know the suitability between the implementation of musyarakah financing in BNI Syariah, Ltd., branch of Pekanbaru and the current regulations, and also to know its barriers that involved and to find the solution in the implementation. This study used the empiric juridical method of research, or socio-legal research, that was the conducted research to get the primary data related to the things in the practice, and the materials related to the research topic were used as the secondary data. The primary data was collected by conducting interviews with the informants and respondents of BNI Syariah Ltd., branch of Pekanbaru. Whereas the secondary datas were achieved by literature study. The collected datas would be analyzed qualitatively using descriptive method. Based on the study results, it can be concluded that the implementation of the agreement of musyarakah financing in BNI Syariah Ltd., branch of Pekanbaru, has been already suitable with the current regulations, either with the principle of syariah based on the governmental laws of 2008 number 21 about Syariah Banking and Letter of Bank Indonesia Number 10/14/DPbS Edran Year 2008 concerning the Implementation of Islamic in Fund Raising and Distribution of Funds and Islamic Banking Services, as well as DSN MUI instructions number 08/DSN-MUI/IV/2008 about musyarakah financing. Its barrier was the customers did not belief that syariah banking was different with the conventional banking. They were convinced such belief because of the guarantie requirement in assuring the payment of the fundamental financing on the financing project.
Kata Kunci : Perbankan Syariah, Pembiayaan Musyarakah