ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG BBM UNIT BISNIS INDUSTRI & MARINE DI PT PERTAMINA (PERSERO)
Siswanto Ekaputra, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A.
2011 | Tesis | S2 Magister ManajemenStudi ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar tingkat perputaran piutang atas pejualan kredit produk solar yang dilakukan di unit bisnis Industri & Marine PT Pertamina (persero), menganalisis berapa rata-rata pengumpulan piutangnya dan menganalisis berapa besar kerugian yang disebabkan oleh keterlambatan pengumpulan piutang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode interview dan diskusi dengan manajemen baik lisan maupun tertulis. Dari data ini dianalisis menggunakan analisis rasio, tabulasi, khususnya yang berhubungan dengan perputaran piutang, hari rata-rata pengumpulan piutang dan umur piutang. Untuk memperoleh gambaran kendala apa saja yang dihadapi, dibahas juga mengenai proses terjadinya piutang sampai dengan penagihan, hingga pembayaran piutang oleh pelanggan. Hasil dari analisis pengelolaan piutang BBM unit bisnis Industri & Marine di PT Pertamina (persero) mencerminkan kinerja yang belum efektif. Rata-rata perputaran piutang atas penjualan kredit masih di bawah standar, hari rata-rata pengumpulan piutang masih lebih lama dibandingkan dengan standar, dampak dari kedua hal tersebut diatas mengakibatkan terdapatnya opportunity loss yang cukup signifikan. Untuk itu direkomendasikan beberapa alternative dengan mencari peluang-peluang pasar baru dengan memanfaatkan fasilitas dan kehandalan supply PT Pertamina (persero) di seluruh pelosok tanah air dan menerapkan kebijakan secara komprehensif dalam melayani penjualan produk secara kredit.
This study is aimed to examine how fast the account receivable turnover on credit sales of solar (HSD) in Industry and Marine business unit at PT Pertamina (persero), examine the average collection period, as well as examine the losses impacted by delayed collection. Data is collected by interview and discussion method (both written and oral) with PT Pertamina (Persero)’s management. These data then being examined using ratio analysis and tabulation especially the one that has connection with account receivables turnover, average collection period and aging schedule. This study is also examined an end-to-end process of receivables to understand the operational problems. Results of the study found that the account receivables management in industry and marine business unit at PT Pertamina (persero) is not effective. Average account receivables turnover of credit sales is below the standard. Average collection period still taken much longer than the standard. And thus the opportunity loss is significantly high. Therefore, it is recommended that Industry and Marine Unit at PT. Pertamina (Persero) should seek a new market opportunities by utilizing both Pertamina’s facilities and the fulfillment of national supplies as well as implementing a comprehensive credit policy in every selling services.
Kata Kunci : Manajemen piutang, produk BBM, perputaran piutang, hari rata-rata perputaran piutang, Industry & Marine, PT. Pertamina (persero)